“Surely with hardship, comes ease” Qur’an 94:5. “Sesungguhnya bersama kesulitan, ada kemudahan” Begitulah janji Allah subhanahu wa ta’ala dalam surat Al-Insyirah ayat 5. 

Banyak dari kita yang hanya mengetahui kisah dasar Isra Miraj, sebagai waktu dimana Nabi Muhammad ﷺ dimanik dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dalam waktu yang singkat (semalam) ke surga.

Menurut beberapa Ulama, ada banyak perhentian di sepanjang perjalanan luar biasa ini, dan cerita penuh keajaiban yang sayang untuk dilewatkan dengan kantuk dan semangat hati yang padam. Karena konon, kisah ini dapat merubah sistem hidup kita jadi lebih bermakna. Jangan sampai sia-sia.

Take a deep breath and let’s deep dive into this Miraculous night journey of an Unconditional Love!

بِسْــــــــــــــــــمِاللهِالرَّحْمَنِالرَّحِيْمِ

Dibalik Jendela Isra’ Miraj

Secara etimologi, Isra berasal dari أَسْرَى yang artinya berjalan di waktu malam. Isra adalah perjalanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam di malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha.

Sementara, Mi’raj secara etimologi berarti naik atau alat yang dipergunakan untuk naik. Secara istilah, mi’raj adalah perjalanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dari Masjidil Aqsa ke Sidratul Muntaha.

Al-Isra ‘wal-Mi’raj terjadi pada saat Nabi ﷺ menghadapi kesusahan dan rasa sakit yang hebat. Kaum Quraish, yang merupakan sukunya dan keluarganya, terus menerus mengejek, menghina dan menindas Nabi ﷺ dan para pengikutnya. 

Selain itu, Nabi Muhammad ﷺ baru saja menghadapi Tahun Kesedihan (‘Aam Al-Huzn), di mana ia harus kehilangan istri tercintanya Khadijah radhiyallahu ‘anhu dan pamannya Abu Thalib radhiyallahu ‘anhu, yang merupakan pelindung dan sekutunya.

Tak berhenti disana, Ketika Nabi Muhammad ﷺ melakukan perjalanan ke Ta’if untuk menyebarkan dakwah Islam, orang – orang  Ta’if menolaknya dengan cara yang paling kejam, mengirim anak-anak mereka ke jalan untuk melempari Nabi Muhammad ﷺ dengan batu sampai ia meninggalkan kota.

Setelah melalui begitu banyak kesedihan dan penderitaan, seperti air Allah subhanahu wa ta’ala menyibak semua luka, rasa sakit, layaknya penumpu sayatan pahit hidup. Layaknya janji, Allah subhanahu wa ta’ala kembalikan dengan hadiah paling indah maha dahsyat, Isra’ Miraj, pelipur lara (Tasliyah).

Isra’ Miraj dipercaya menjadi hadiah bukti tanda cinta Allah subhanahu wa ta’ala kepada hambaNya yang bersabar. “Sesungguhnya bersama kesulitan, ada kemudahan”. Bahwasanya, Allah subhanahu wa ta’ala tidak pernah ingkar dengan kesulitan, akan ada kemudahan.

Al – Isra’ :From The Ka’bah to Al-Aqsa

سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آَيَاتِنَا إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS. Al Isra’ : 1)

Ketika Nabi Muhammad ﷺ sedang tidur di rumah Umm Hani radhiyallahu ‘anhu di Makkah ia berkata, “atap rumah saya dibuka dan Malaikat Jibril turun. “(Bukhari). Ada beberapa tafsir mengenai peristiwa ini. Sebagian ulama mengatakan Nabi Muhammad ﷺ kemudian dibawa ke Hijr, dinding Ka’bah setengah lingkaran, di mana Nabi Muhammad ﷺ bersabda bahwa Jibril, “Membuka dadaku, dan membasuhnya dengan air Zamzam. Kemudian dia membawa nampan emas dengan kebijaksanaan dan keyakinan, setelah itu menuangkan isinya ke dalam dadaku, lalu ia menutupnya” (Bukhari).

Nabi Muhammad ﷺ melanjutkan, “Saya kemudian dibawa seekor binatang putih yang disebut al-Buraq [dari kata Arab barq, yang berarti petir], lebih besar dari keledai dan lebih kecil dari kuda. Langkahnya sejauh mata memandang”. (Muslim).

Di beberapa titik di sepanjang perjalanan, malaikat Jibril menghentikan Buraq dan memberi tahu Nabi Muhammad ﷺ, untuk Turun dan berdoa. Pemberhentian pertama adalah di ‘tempat emigrasi’ yaitu Madinah. Perhentian kedua adalah di Gunung Sinai, di mana Allah subhanahu wa ta’ala menurunkan Taurat kepada Nabi Musa alaihissalam Pemberhentian ketiga adalah di Betlehem, di mana Nabi Isa alaihissalam lahir.

The Mi’raj : From Dome of the Rock to Sidratul Muntahah

ةَ مَا يَغْشَى * مَا زَاغَ الْبَصَرُ وَمَا طَغَى * لَقَدْ رَأَى مِنْ آَيَاتِ رَبِّهِ الْكُبْرَى

Maka apakah kaum (musyrik Mekah) hendak membantahnya tentang apa yang telah dilihatnya? Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, (yaitu) di Sidratul Muntaha. Di dekatnya ada syurga tempat tinggal, (Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratul Muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya. Penglihatannya (Muhammad ﷺ) tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya. Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar. (QS. An-Najm : 12-18).

Sesampainya di Al-Aqsa, Beberapa riwayat menunjukkan bahwa Nabi Muhammad ﷺ melakukan sholat dua rakaat yang sekarang dikenal sebagai Tahiyyat al-Masjid. Ini adalah salah satu contoh pertama dari Sunnah Nabi Muhammad ﷺ yang ditetapkan setelah sampai di Masjid.

Setelah itu, Nabi Muhammad ﷺ berkata, “Kemudian aku keluar dan Jibril membawakanku sebotol anggur dan bejana susu. Kemudian aku memilih susu, dan Jibril berkata, “Engkau telah memilih keadaan alamiah (Fitrah)””(Muslim).

Lalu, Nabi Muhammad ﷺ di samping Jibril kemudian melanjutkan ke Batu Mulia (as-Sakhrah al-Musharrafah) yang saat ini bertempat di Masjid Dome of the Rock di tengah tempat suci (al -Haram ash-Sharif) dari Masjid Al-Aqsa yang Terberkati untuk naik ke surga.

Masjidil Haram di Makkah dan Masjidil Aqsa di Palestina berjarak sekitar 1.500 Km. Makkah – Palestina itu biasa ditempuh 40 hari dengan perjalanan onta. Sedangkan Rasulullah ﷺ bisa menempuhnya hanya  dalam beberapa jam. Ini saja sudah merupakan keajaiban. Apalagi untuk naik ke Sidratul Muntaha.

Dalam banyak hadits shahih diterangkan bahwa dalam isra mi’raj Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bertemu para Nabi. Mereka menyambut dan memuliakan Rasulullah ﷺ. Sebagai bukti bahwa Rasulullah ﷺ adalah pelanjut kafilah para Nabi dan penutup mereka.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mendapatkan perintah shalat wajib dalam Isra Mi’raj ini. Di sinilah salah satu keistimewaan shalat; jika ibadah yang lain diwajibkan melalui wahyu ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berada di bumi, maka untuk mewajibkan shalat Allah subhanahu wa ta’ala memanggil Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ke langit. Imam Bukhari meriwayatkan bahwa semula shalat itu diwajibkan 50 waktu, yang kemudian menjadi 5 waktu.

Juga, dalam perjalanan isra mi’raj itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga diperlihatkan nikmat surga dan azab neraka; yang semakin mengokohkan beliau dalam mengemban dakwah berikutnya.

The Aftermath

Esok harinya sepulang dari Isra Mi’raj, Makkah menjadi gempar ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallammenceritakan Isra Mi’raj yang dialaminya. Orang-orang kafir seperti Abu Jahal semakin menjadi dalam mengejek beliau. Bahkan sebagian orang yang telah masuk Islam menjadi murtad setelah mendengar peristiwa itu. Iman mereka tidak sampai di sana. Demikian pula akalnya.

Namun tidak demikian dengan Abu Bakar radhiyallahu anhu. Ketika orang-orang menyampaikan berita Isra Mi’raj padanya, Abu Bakar radhiyallahu anhu hanya bertanya: “Apakah benar itu dari Muhammad Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam?” ketika dijawab benar, Abu Bakar menimpali, “Kalau itu dikatakan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, pastilah benar adanya!”. Demikianlah keimanan Abu Bakar radhiyallahu anhu yang luar biasa, selalu membenarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam hingga sebagian ulama berpendapat sebab peristiwa inilah Abu Bakar radhiyallahu anhu digelari Ash-Shidiq.

Tidak ada yang lebih indah dari rencana Nya. Kita sebagai manusia harusnya jauh lebih besyukur atas doa yang tidak dikabulkan karena sesungguhnya Ketika itu Allah subhanahu wa ta’ala langsung memilihkan pilihan hidup kita dan tentu itu baik.

Hadiah atas perjuangan kesabaran Nabi Muhammad ﷺ dari Allah subhanahu wa ta’ala benar-benar dapat mengisyaratkan kasih Nya yang tak terhingga. Dari peristiwa ini pula juga kita belajar bahwa, tidak semua hal harus menjadi masuk akal untuk menjadi benar.

Banyak hikmah yang dapat kita petik dari perjalanan Isra’ Miraj Rasulullah ﷺ ini. Seperti praktek sholat sesuai contoh Rasulullah ﷺ yang baik dan benar menurut syariat, sunah – sunah seperti Sholat Tahyyatul Masjid, Kesabaran akan cobaan dari Allah subhanahu wa ta’ala, dsb.

Faktanya, banyak pendapat ulama mengenai kebenaran kisah perjalanan Isra’ Miraj Rasulullah ﷺ ini. Seperti periode kejadian, Al-Mubarakfuri menyebutkan 6 pendapat tentang waktu kejadian Isra’ Miraj. Tetapi tidak ada satupun yang pasti. Dengan demikian, tidak diketahui secara persis kapan tanggal terjadinya Isra’ Miraj.

Walaupun begitu, kita sebagai Muslim wajib mengimani nya dengan terus-menerus memperbaiki diri kearah yang lebih baik sesuai syariat islam.

Bismillah, Yuk bisa Yuk!

Sources :

https://bersamadakwah.net/10-fakta-isra-miraj-yang-perlu-anda-tahu/

https://jateng.inews.id/berita/kisah-isra-miraj-perjalanan-nabi-muhammad-saw-dengan-buraq-menembus-langit-7

https://www.suara.com/news/2021/03/07/204549/perbedaan-isra-dan-miraj-peristiwa-penting-dalam-sejarah-islam?page=al

https://muslimhands.org.uk/latest/2019/04/al-isra-wal-mi-raj-the-story-of-the-miraculous-night-journey

 
 
 
 

Then Things Started to Fall Apart…

Setelah Covid-19 dinyatakan sebagai sebuah pandemi oleh WHO di awal tahun 2020, seluruh dunia bagaikan film Zombie dari Hollywood. Chaotish.Kota-kota bagai tak berpenghuni, Penerbangan banyak yang ditunda, masyarakat melakukan Panic Buying di supermarket besar milik internasional maupun toko-toko swalayan milik lokal. Kurva index IHSG pun merosot karena banyak investor-investor dari luar negeri yang berhamburan hengkang dari Indonesia karena bersamaan dengan melonjaknya kasus per daerah.

Banyak dari perusahaan kecil maupun besar yang terpaksa harus memecat paksa karyawan-karyawannya karena makin hari angka korban makin meningkat. Dan harapan untuk mempertahankan mereka, semakin menipis. Semua orang dikelabui rasa takut. Saya ingat pernyataan salah satu pramugari dari airlines nomor 1 di dunia, dia merawi “Harusnya saya sudah di Dubai 2 minggu ini. Kemarin perjalanan terakhir saya ke Singapura. Pesawat hanya beroperasi 30%. Hati saya hampa setiap melewati aisle cabin” tuturnya menunduk seraya memainkan cincin di jari manisnya “saya juga harusnya menikah tahun ini. Tapi tak ada biaya. Lucu sih, mau darimana juga?” lanjutnya dengan tertawa lirih.

And that’s when I learned another important lesson about life

Menjadi ikhlas itu memang hak setiap insan. Tapi kemudahan hanya milik Allah. Namanya Shilla. 26 Tahun. Sudah bekerja sejak umurnya masih 18. Seorang yang ramah namun beringas. Cobaan bertubi-tubi ini ia terima dengan lapang dada. Katanya malu terhadap hidup yang sudah menyiapkan segala. “Malu ah, udah dikasih hidup sama Allah dengan tujuan kok malah ngga mau bertujuan. Kesempatan bernafas itu harga mati. Ngga sama, sama duit.” Ujarnya sambil memainkan teleepon genggam di tangannya.

Rupanya Shilla sekarang sedang merambah dunia bisnis eskpor-impor bersama rekan kerjanya dulu. Tidak besar, ungkapnya. Namun menyenangkan, bisa menemani hari-harinya agar dapat tetap produktif. Shilla menjelaskan bagaimana flow business nya bekerja. Rupanya ia tidak punya stock. Katanya asal-usul business ini pertama kali dilakukan oleh salah satu peerusahaan ritel besar di Amerika bernama Compucard, di mana mereka mencatat produk – produk yang ada di Gudang milik perusahaan besar lain untuk nantinya mereka masukkan ke dalam katalog milik mereka sendiri dan dijual dengan harga lebih tinggi kepada konsumen mereka.

Jadi apabila ada konsumen yang memesan katalog milik Comp-U-Card, maka pihak CompuCard akan memesan barang tersebut ke Gudang milik perusahaan besar ini untuk kemudian dikirimkan langsung dari Gudang ke alamat konsumen.

Metode ini terbukti sukses besar, ungkap Shilla dan akhirnya dianggap sebagai salah satu bisnis modern yang kita kenal sebagai Dropship.

That’s when things fall into places.

Shilla merasa metode Dropship ini sangat menguntungkan untuk alternatif pemasukkan selama tahun 2020. “Peminatnya banyak” tuturnya “Dan saya bisa menghemat uang Gudang. Untuk permulaan saya hanya menjual 3 jenis barang. Sekarang ada 5. Lumayan lah”

Karena terbiasa terbang kesana kemari, rupanya Shilla sering memperhatikan peluang bisnis. Ia selalu menanyakan ke teman-teman nya apakah mereka ingin menitip sesuatu dari negara yang sedang ia kunjungi. Seperti parfum, tas bermerek, lilin aromaterapi dan skin care yang umumnya barang-barang ini tidak masuk ke Indonesia. 80% customer nya perempuan. Shilla konstan membatasi pemesanan agar koper bawaanya tidak overweight saat pulang. “Itu bisa jadi trick business, loh. Jadinya customer, kita kasih tenggat waktu. Karena tenggat waktu ini deh demand-nya naik, jadi  kadang berebutan. Saya juga biasanya kasih diskon buat pembeli tetap atau buat 5 pembeli pertama. Seru deh. Awalnya keluarga deket saja. Terus jadi kemana-mana, sampai tetangga teman saya ikutan beli. Saya terinspirasi dari sini, makanya memutuskan untuk lanjut bisnis ini.” Ungkapnya.

So, What is Dropshipping? And how does it Work?

Menurut para ahli ekonomi Dropship merupakan proses pengiriman barang yang dilakukan oleh produsen, manufaktur atau supplier, secara langsung ke pengguna akhir alias konsumen, meskipun pemesanan tersebut dilakukan oleh pihak perantara, yang pada umumnya adalah toko ritel atau toko online.

Kemudian secara harfiah tulisan, menurut Merriam-Webster sebuah perusahaan publishing terkenal di Amerika yang prominen dengan kamusnya mengatakan bahwa, istilah ini sudah ada sejak tahun 1926 yang berarti “Drop” menjatuhkan sementara “Ship” mengirimkan.

Shilla menjelaskan bagaimana sistem dropship ini bekerja di perusahaan kecil miliknya. Ia juga menuturkan betapa bahagianya ia bisa memperkerjakan orang lain di masa-masa sulit ini. “seneng banget bisa bantu. Apalagi janda-janda anak 2. Pengeluaran banyak tapi cuman bisa mengandalkan satu sumber pemasukkan saja. Itu juga jarang. Enak bisnisnya, bisa darimana aja. Sama-sama menguntungkan lagi” singkatnya bercerita.

Di perusahaan kecilnya, Shilla hanya menjual 5 jenis barang. Antara lain Skin Care, lilin aromaterapi, tas bermerek, snackdan barang elektronik. Semua ia dapatkan dari vendor yang berbeda-beda. “Moslty barangnya saya ship dari US. Ada juga yang dari Australia atau Jerman. saya juga sometimes memberikan peluang untuk mereka yang mau request barang. Tapi tentu ini jarang-jarang. Kalau sering-sering bisa rugi” jelasnya. “Kemudian setelah saya pesan barangnya dari vendor,saya langsung input alamat tujuan customer. Sudah deh, simple banget.”

Kalau smartFOLKS masih bingung, mari saya bawa smartFOLKS ke dalam alur dropshipping melalui gambar berikut ini :

No Pain No Gain..

Begitulah kata para motivator dunia. Rasa sakit itu sementara, namun hasilnya tak akan lekang oleh waktu. Setiap kehidupan merupakan fase penyempurnaan. Kalau dalam dunia business kita menyebutnya osbtacles atau rintangan.

Bisnis Dropship mempunyai beberapa tantangan yang harus dipersiapkan sebelum memulai. Selain  mental, wajib bagi seluruh Dropshipper untuk mengindentifikasi ide. Kemudian merancang rencana dan membaginya menjadi beberapa strategi. Nantinya strategi ini akan diimplementasikan pada setiap alur Dropshipping. Bagi Shilla tantangan tersulit dari bisnis ini adalah mencari supplier atau vendor. “Cari supplier hampir membuat saya nyerah. Karena kebutuhan setiap perusahaan kan beda-beda, sehingga menimbulkan karakterisitik customer yang beda-beda juga. Jadi saya kesulitan menemukan supplier yang cocok. Tapi sulit belum tentu nggak bisa, kok. Jadi biasanya saya semalam suntuk nelfonin vendor buat kerjasama” 

Berikut saya singkat untuk smartFOLKS, beberapa tantangan bisnis Dropship yang akan memudahkan smartFOLKS dalam memulai :

  1. Mencari supplier  berkualitas, baik secara produk, layanan pelanggan maupun pengiriman 
  2. Merancang proses bisnis yang tepat, mulai dari alur promosi, penjualan, pemesanan, hingga kepentingan shipping
  3. Menentukan Margin Profit atau keuntungan supaya tetap bersaing namun tidak membuat rugi perusahaan
  4. Bersiap menghadapi kendala pengiriman pesanan, mulai dari ongkos kirim hingga mengawasi proses pengiriman sampai tujuan
  5. Memasarkan produk yang dijual dengan metode dropship. Tawarkan ke teman – teman sekitar kita untuk berbisnis juga.

Konon karena modal yang sedikit bisnis ini sangat baik untuk pemula. Siapa saja bisa melakukan ini, sambil liburan, nonton film bahkan sambil nyuci piring. Bisa kita simpulkan juga bisnis dropship ini bisa dijadikan alternative pemasukkan pada masa pandemi. Bagaimana, tertarik?

Masalah kewanitaan dalam Islam menjadi tema yang tak habis-habisnya disoroti oleh aktivis perempuan dan kalangan feminis. Dari soal kepemimpinan, “diskriminasi” peran, partisipasi yang “rendah”, hingga poligami. Semuanya bermuara pada sebuah gugatan bahwa wanita harus mempunyai hak yang sama alias sejajar dengan pria. Seolah-olah dalam agama ini terjadi pembedaan (yang membabi buta) antara pria dan wanita.

Child Abuse tiba-tiba saja menjadi isu santer seantero Indonesia. Sebuah kejahatan “biasa” – karena saking sering nya terjadi. Sering kali pula ditanggapi biasa-biasa saja oleh masyarakat kita. Tidak lebih penting dari berita politik. Padahal dampaknya demikian besar bagi anak. Sebagian kasus bahkan bersifat permanen terhadap mental anak hingga ia dewasa. Sistem pendidikan Barat dengan segala kelebihannya dalam melindungi anak dari kekerasan, ternyata masih juga kecolongan.

Essai ‘Demokrasi’

Banyak cerita seru tentang pesta rakyat yang serempak dilakukan kemarin (9/4) di Tanah Air. ‘Pesta’ yang menghadirkan beragam ‘dagelan’ itu –katanya- akan mempengaruhi nasib 200 juta lebih rakyat Indonesia selama lima tahun kedepan.

Dalam kitab Bukhari dan Muslim juga dalam kitab-kitab hadits yang terkenal lainnya, diriwayatkan bahwa sebelum Rasulullah SAW hijrah, berkumpullah tokoh-tokoh kafir Quraisy, seperti Abu Jahal, Walid bin Mughirah, Al ‘Ash bin Qail dan lain-lain. Mereka meminta kepada nabi Muhammad SAW untuk membelah bulan. Mereka berkata, “Seandainya kamu benar-benar seorang nabi, maka belahlah bulan menjadi dua.”

Masih di kota Italia, setelah merasakan dan menyaksikan keindahan kota Venice, jemaah Europe Muslim Journey hari ini akan melanjutkan perjalanannya menuju Milan. Banyak pelajaran dan inspirasi sepanjang perjalanan itu. Mengenal bagaimana kota indah dengan bola-bola lampu yang bersinar sepanjang malam. Kini mereka akan kembali melihat kota yang juga memiliki arsitektur yang sangat indah, tata letak dan kebersihannya membuat kagum banyak orang.

Satu diantara bagian yang membuat kita nyaman dalam suatu perjalanan adalah pelayanan yang istimewa. Menyatu, berbaur dan tak segan menceritakan seputar yang terjadi di sebuah destinasi yang belum kita tahu secara detail. Pelayan yang sigap dan cerdas akan sangat memperhatikan situasi dan kondisi perjalanan agar kita benar-benar terasa menyenangkan. Tidak hanya dalam kondisi stabil, saat perjalanan terancam pahit pun, ia utarakan dengan proporsional tanpa rasa panik.

Sertifikasi Muthawif nampaknya menjadi solusi tepat bagi semua pihak, tidak ada yang dirugikan malah cenderung saling memberikan manfaat antara Kerajaan Saudi dengan semua jemaah haji dan umrah dari seluruh dunia, dan terhindar dari ‘pendatang gelap’. Karena –pastinya- semua negara, termasuk Indonesia akan sangat keras menghalangi masuknya imigran gelap pada teritorial kedaulatannya. Ilustrasi sederhananya, ketika ada orang asing masuk tanpa izin jelas ke suatu rumah, maka tuan rumah mempunyai hak untuk mengeluarkannya, jika tidak dikatakan ‘mengusirnya’.

Rasanya kabar tentang ‘pemutihan’ bagi WNA di Saudi Arabia yang overstay, atau juga ‘dianggap’ ilegal oleh imigrasi Saudi Arabia sudah menjadi buah bibir, bukan hanya di seantero negeri. Bahkan sudah menjadi isu internasional. Yah, termasuk WNI kita yang jumlahnya ratusan ribu. Bukan saja yang bekerja, mereka yang sedang sekolah melalui jalur ma’had (pesantren) pun, kerap menjadi sasaran ‘pemutihan’ oleh imigrasi.