Bercanda Dengan Ikan Terbesar di Muka Bumi

Bercanda Dengan Ikan Terbesar di Muka Bumi

Ini mungkin akan menjadi pengalaman paling mengesankan sepanjang hidup Anda. Bayangkan, menyelam, menjelajahi keindahan bawah laut, dan berenang beriringan dengan ikan Paus. Sampai kini belum ada makhluk laut lain yang menandingi ukuran tubuhnya. Di kesehariannya, hewan dengan panjang 14 meter ini hanya memakan ikan kecil dan plankton. Meskipun jinak, kita tetap disarankan untuk tidak menyentuh tubuhnya. Tak usah jauh melancong ke pelosok dunia untuk merasakan sensasi menyelam bersama Hiu Paus, ikan lumba-lumba, dan biota laut lainnya , cukup bertandang ke Taman Nasional Teluk Cendrawasih (TNTC).

“The Underwater Heaven” , TNTC, yang pastinya sudah mengundang decak kagum wisatawan dunia, mengingatkan kita untuk senantiasa mensyukuri karunia-Nya. Betapa tidak, dengan segala rupa masalah yang dihadapi negeri ini, Allah sebenarnya sudah melimpahkan begitu besar keindahan ciptaan-Nya di sini. Lebih dari 209 jenis ikan hidup di TNTC. Betapa beruntungnya kita bila dibandingkan dengan saudara kita di Gurun Sahara yang seumur hidupnya, jangankan melihat bawah laut, melihat laut pun tak pernah.

Tak sekedar menyelam, di Taman Laut ini kita pun dapat menghilangkan penatnya bekerja di kota, dengan menjelajahi pantainya. Serui, salah satu pantai di TNTC, menyuguhkan pemandangan hamparan pasir putih, air nan jernih, dan ombak yang tenang. Apalagi ditambah dengan sensasi menyeruput air kelapa yang baru saja dipetik langsung dari pohonnya sambil memandangi ratusan burung camar beterbangan kian kemari.

Bagi pecinta petualangan misteri dan purbakala, jangan lupa untuk menyambangi pulau Numfor dan Misowaar. Di sini terdapat gua pra-sejarah dengan kerangka manusia dari zaman pra-sejarah. Sambil merinding ria, mata kita akan disuguhi “galeri” piring antik, peti berukir, dan lukisan-lukisan karya mereka. Ya, mereka yang sudah jadi tulang belulang itu. Mungkin di masanya, karya-karya itulah yang jadi “trending topic” manusia pra-sejarah. Sayangnya, dahulu belum ditemukan Path dan twitter.

Masih belum puas mengelilingi TNTC? Mampirlah ke Tanjung Manggar. Di sini terdapat gua di dalam air dengan kedalaman 100 kaki. Sejatinya ia merupakan peninggalan zaman purba dan memiliki sumber air panas yang mengandung belerang tanpa kadar garam.

Tak cukup sekadar goresan pena untuk menceritakan keindahan TNTC. Intinya saja, kapan kiranya kita melancong ke Taman Nasional Teluk Cenderawasih?

Related Post

Halmahera, I’m Coming!

Halmahera, I’m Coming!

Meskipun belum puas “bermesraan” dengan bumi Papua, sudah saatnya kita berpaling ke lain hati. Karena…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *