Berbagi Tips dari Alumni smartHAJJ 2006

Berikut ini beberapa catatan tips dari Alumni Jamaah smartHAJJ 2006 (Bapak H. Soekartono Soedomo).

1. SABAR. Koper kesabaran seperti yang ditekankan terus menerus oleh Ust. Prof. Dr. Satori, harap betul-betul dicamkan, karena kesabaran inilah yang memang harus kita hadapi dari hari ke hari dalam menjalani Ibadah Haji.

2. CUACA. Haji tahun ini diperkirakan masih dalam cuaca yang cukup dingin. Rute yang dilalui juga mungkin masih sama yaitu langsung ke Madinah (baik Arbain maupun non-Arbain), para calon Jamaah harap mempersiapkan pakaian hangatnya sejak dari Jeddah juga sarung tangan katun tebal atau kulit, mengingat cuaca di Madinah (tempat check point) dimana kita harus turun untuk istirahat sejenak sambil dilakukannya pengecekan oleh para petugas Haji. Kita dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk turun (sholat, dll). Nah, udara disini biasanya sangat dingin, dan ini betul-betul diluar perkiraan kita, sementara untuk mengambil pakaian hangat yang ada didalam tas cabin sangat tidak mungkin karena dimasukkan kedalam bagasi bus dan sulit untuk dicari-cari karena bertumpuk.

3. CREAM DAN VITAMIN. Penggunaan cream vaselin dan cream 21 (twenty one) ternyata sangat berarti untuk menjaga kondisi kulit karena perubahan cuaca. Cream tersebut sangat baik dipakai pada saat dingin sekali ataupun panas sekali. Demikian juga untuk menjaga stamina dengan penambahan vitamin atau suplemen yang memang biasa kita konsumsi. Anjuran untuk memakan buah kurma setiap hari ternyata memang cukup manjur, dan ada banyak pilihan jenis kurma yang ada, mulai dari yang segar sampai yang dalam bentuk selai, dan ini diharapkan dapat dikonsumsi setiap saat.

4. MINA. Tenda : Kondisi dan fasilitasnya cukup baik, tetapi kapasitasnya sangat tidak memadai. Untuk itu diminta kepada yang muda-muda dan sehat agar dapat berinisiatif mengatur tempat didalam tenda dengan mengutamakan bagi para orang tua serta yang kondisi kesehatannya menurun. Sementara untuk yang muda-muda dan sehat dapat mengatur posisi dengan menggelar kasur diluar tenda (jika memungkinkan), atau dengan mencari tempat yang agak longgar disekitar tenda.

5. TAS CABIN. Tas Cabin ternyata cukup mengganggu dan memakan tempat untuk dibawa-bawa ke Mina. Apalagi nantinya kita masukkan kedalam tenda dan ini justru akan memenuh-menuhi ruang didalam tenda. Sementara kegunaannya juga tidak terlalu banyak, jadi diharapkan agar pada saat berangkat ke Mina cukup membawa barang seperlunya saja berupa tas jinjing kecil (bukan tas cabin) yang isinya cukup untuk kebutuhan 2 hari berupa peralatan mandi serta obat2an, dan terutama perlu diperhatikan untuk kebutuhan para ibu-ibu.

6. MAKAN. Antrian makan disini cukup menyenangkan, anggap saja seperti antrian makan ditempat pesta2 di Jakarta. Hanya saja mengingat antriannya cukup panjang, jadi diharapkan satu orang dapat mengambil jatah untuk dua orang sehingga bisa saling membantu (suami bisa mengambilkan untuk isterinya, dan anak bisa mengambilkan untuk orang tuanya). Mengenai selera ? Sikat aja terus, yang penting harus tetap menjaga stamina agar tetap prima.

7. MCK. Yang satu ini memang agak sulit. Kalau memungkinkan ritme ke MCK agak sedikit dirubah menjadi malam hari, karena kalau pada pagi hari memang terjadi jam sibuk yang luar biasa dimana antrian yang ada cukup panjang padahal hajat yang satu ini sulit untuk ditunda. Nah, untuk tips yang satu ini ya harus membuka koper kesabaran yang memang harus dan harus kita bawa sebanyak-banyaknya.

8. ANGKUTAN. Mudah-mudahan Cordova nanti mendapatkan bus yang diawaki oleh bangsa kita sendiri dan mempunyai toilet didalam bus. Jika terpaksa harus jalan kaki, ya dinikmati aja, kapan lagi bisa mempunyai kesempatan dalam kebersamaan seperti ini.

9. LAST BUT NOT LEAST. Penyelenggara mesti Concern, dan concern, betul-betul concern.

Mudah-mudahan beberapa tips ini dapat menjadi bekal para calon Jamaah Haji tahun ini, selamat jalan dan semoga menjadi Haji yang Mabrur.

Jakarta, 30 September 2007

TONO SOEDOMO

Related Post

13 Comments

  • Alhamdulillah….
    Ini saya kembali memposting tulisan tentang umroh dan haji, sebagai alumni umroh dan SmartHajj Cordova 2006, sudah dicetak dan telah habis di pasaran. Hanya penerbitnya belum konformasi, apakah mau cetak ulang atau tidak, jadi saya sedang berusaha mencari penerbit agar kisah haji dan umroh ini kembali di remark dan setelah di update. Karena banyak tanggapan luar biasa dari pembaca dan pengunjung FB Pipiet Senja Dua serta website saja.
    Spesial terimakasih tak tewrhingga kepada Bapak Faisal Sukmawinata dan Adinda Sari. Semoga Anda berdua senantiasa diberkahi Allah dan berbahagia, dan semoga Cordova berkibar di bumi Nunsantara dan pelosok jagat ini.
    Wassalam
    Pipiet Senja

    Reply
  • Ass.wr.wb. Mohon dikirim kepada kami brosur haji 2011 beserta biaya, akomodasi, jadwal kegiatan selama ibadah haji dan persyaratannya. Tks.

    Reply
  • Ass.wr.wb. Mohon dikirim kepada kami brosur haji 2011 beserta biaya, akomodasi, jadwal kegiatan selama ibadah haji dan persyaratannya. Tks.

    Reply
  • Ass.wr.wb. Mohon dikirim kepada kami brosur umroh 2011 beserta biaya, akomodasi, jadwal kegiatan selama ibadah umroh dan persyaratannya. Tks.

    Reply
  • Assalammualaikum wr wb
    saya sudah membaca website CORDOVA, mohon bantuannya dikirimkan kepada kami BROSUR UMRAH dan HAJI 2011 serta PERSYARATAN yang yang harus dipenuhi oleh peserta, sangat senang bisa memperoleh INFORMASI dari CORDOVA,
    terimkasih,
    assalammualaikum wr wb

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *