7 Destinasi Bersejarah dan Istimewa di Madinah

7 Destinasi Bersejarah dan Istimewa di Madinah

Apa yang terlintas di pikiran Kamu saat mendengar nama kota Madinah? Pasti yang pertama ada di pikiran Kamu adalah Masjid Nabawi. Namun, mungkin kamu bertanya-tanya ada apa sih di kota Madinah selain daripada Masjid Nabawi? Ternyata kota Madinah juga memiliki banyak tempat lain yang sayang untuk dilewatkan saat Kamu berkesempatan untuk berkunjung ke sana.

1. Masjid Quba

Masjid ini merupakan masjid pertama yang dibangun oleh Rasulullah pada 8 Rabiul Awwal 1 Hijriah. Masjid yang dibangun atas dasar takwa seperti yang disebutkan dalam Al Quran surat At Taubah ayat 108. Oleh kerena itulah kemudian menjadikan masjid ini sangat istimewa. Rasulullah ﷺ bersabda mengenai keistimewaan masjid ini yakni jika kita shalat di masjid ini, pahalanya sama dengan kita melaksanakan ibadah Umrah.

Masjid bercat putih dengan empat menara ini tampak mempesona dengan kesederhanaannya. Di sekitar Masjid Quba tampak rindang pohon kurma berjejer dengan rapih memberikan kesejukan bagi siapapun yang berteduh di bawahnya.

2. Masjid Bir ‘Ali

Masjid Bir ‘Ali adalah bangunan yang cantik, bersih dan enak dipandang serta mententramkan jiwa. Itulah perasaan yang akan dirasakan saat Kamu melihat dan masuk ke dalam Masjid Bir ‘Ali. Masjid yang terletak di antara jalan raya antara Madinah dan Makkah ini memang menawarkan kesejukan bagi mata. Banyak pohon-pohon rindang yang terawat, pohon-pohon kurma dan sejenisnya berada di sepanjang jalur indah dari batu granit. Bahkan tidak sedikit kios-kios kecil berjejeran di dekat lapangan parkir menjual kain ihram dan souvenir khas Tanah Suci. Masjid ini adalah tempat dimana Rasulullah ﷺ mengambil miqat sebelum melaksanakan ibadah Haji atau Umrah dan kemudian hal ini diteladani oleh para jamaah hingga kini.

3. Jabal Uhud

Bukit Uhud atau Jabal Uhud ialah sebuah bukit yang berjarak 5 kilometer di sebelah utara kota Madinah. Dengan tinggi sekitar 1.077 meter di atas permukaan laut. Bukit ini menjadi saksi dimana pernah terjadi pertempuran besar antara pejuang Islam dan kaum kafir Quraisy, yakni perang Uhud. Bukit ini sendiri merupakan salah satu bukit yang dijanjikan oleh Allah ﷻ kelak akan berada di surga

Makam para syuhada yang gugur dimakamkan di sekitar bukit ini di mana masih bisa Kamu kunjungi hingga saat ini. Namun, jangan sekali-kali kamu mencoba untuk hanya sekedar mengusap-usap makam yang ada di area Jabal Uhud ini karena pemerintah Arab Saudi mengeluarkan larangan untuk melakukan hal-hal tersebut. Karena hal ini dianggap dapat mendatangkan kemudharatan. Selain itu, para jamaah juga dilarang membawa tanah atau batu dari tempat tersebut dengan tujuan yang tidak baik.

4. Jabal Magnet

Nama ini hanya dikenal oleh jamaah yang berasal dari Indonesia saja. Hal ini karena lokasinya yang dikelilingi bukit-bukit yang memiliki medan magnet yang sangat tinggi. Namanya memang tak setenar tempat bersejarah lainnya yang ada di kota suci Madinah dan Makkah, seperti Jabal Uhud, Baqi’, Jabal Rahmah dan sebagainya. Namun pesona Jabal Magnet (Bukit Magnet) tidak kalah dengan lokasi-lokasi tersebut, melihat setiap tahunnya selalu dikunjungi jutaan umat dari berbagai belahan dunia. Medan magnet yang tinggi di tempat ini dapat membuat sebuah bis yang berisi penumpang penuh dapat berjalan sendiri dengan sangat kencang tanpa menyalakan mesinnya.

5. Masjid Qiblatain

Masjid Qiblatain atau Masjid Dua Kiblat adalah salah satu tempat bersejarah di Madinah. Masjid ini mula-mula dikenal dengan nama Masjid Bani Salamah, karena Masjid ini dibangun di atas bekas rumah Bani Salamah. Pada awal permulaan perkembangan agama Islam, orang melakukan shalat dengan kiblat ke arah Baitul Maqdis (Masjid Al Aqsha). Kemudian belakangan turun wahyu kepada Rasulullah ﷺ untuk memindahkan kiblat ke arah Masjid Al Haram di Makkah.

Untuk mengenang peristiwa penting itu, masjid lokasi penentuan arah kiblat diberi nama Qiblatain. Qiblatain berarti dua kiblat. Tidak salah memang jika masjid ini diberi nama Qiblatain, karena ada dua tempat imam salat di sini. Hanya saja, tempat imam salat yang menghadap Baitul Maqdis sudah tidak dipakai karena perpindahan arah kiblat. Jika kamu ingin mengetahui dan melihat langsung saksi dari sejarah perpindahan arah kiblat umat Muslim seluruh dunia, kamu wajib untuk datang ke masjid ini.

6. Pesisir Pantai Yanbu

Madinah tak hanya menawarkan keindahan padang pasir yang eksotis. Di sudut lain, ada tempat hijau yang pastinya bakal membuat para tamunya betah. Belum lagi dengan air laut yang cukup menyegarkan. Yap, destinasi satu ini terletak di Yanbu, kawasan wisata yang lengkap dengan tempat perbelanjaan yang sangat lengkap. Wah, bisa sekalian mencari oleh-oleh Haji di sini nih! Tempat indah dan hijau ini sendiri memang cukup jauh, sekitar 200 km dari pusat kota Madinah. Namun demikian, jamaah yang mampir ke sini dijamin dapat merasakan kesegaran oase di padang pasir ini.

7. Madain Saleh

Jika kamu memiliki banyak sekali waktu luang saat berada di Madinah, tempat ini merupakan salah satu tempat yang harus kamu kunjungi seniat mungkin karena akan menjadi suatu kebanggaan tersendiri jika kamu bisa menjejakkan kaki di sini. Bagaiamana tidak, Madain Saleh Tombs atau dikenal dengan Al Hijr (Bukit Berbatu) merupakan situs kebanggaan Kerajaan Arab Saudi yang telah dinobatkan sebagai World Heritage Site atau Situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada tahun 2008 silam. Madain Saleh sendiri merupakan kota tua yang diperkirakan merupakan tempat tinggal umat Nabi Saleh bernama kaum Tsamud. Para peneliti banyak menemukan batu bata yang diperkirakan merupakan puing dari rumah kaum Tsamud. Meski jaraknya sekitar 450 km dari Madinah, tetap menarik untuk didatangi kan?

 

 

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *