Let’s Go To Aqsa

Let’s Go To Aqsa

Setelah keberangkatan smartJOURNEY sepanjang bulan Desember 2013 – Januari 2014, dari setiap kota negara-negara Eropa, kota-kota Australia dan yang teranyar perjalanan Marocco-Spain. Kini Cordova sudah kembali memberangkatkan smartUMRAH secara berkala. Melakukan perjalanan spritual yang merupakan identitas paripurna seorang muslim. Cita-cita semua muslim di dunia, untuk mendekap luapan cinta Sang Maha Pencipta di Tanah Suci. Selain itu, untuk lebih memperkaya pengalaman spritual Anda, kami kembali membuka jalur menuju Masjid Aqsa yang sekaligus melakukan umrah. Tiga masjid utama yang di sarankan Rasulullah untuk melakukan ibadah di dalamnya; Masjidil Haram, Masjid Nabawi dan Masjidil Aqsa di Palestina, menjadi destinasi yang sulit untuk Anda tinggalkan. Selain nilai ibadahnya yang teramat besar, tapak Anda menuju dua titik suci di Saudi dan Bumi Palestina pun menjadi pengalaman hidup yang tidak akan pernah terlupakan.

Jika Makkah dan Madinah adalah dua kota yang sering –atau- pernah Anda ‘tapaki’ tanahnya. Maka ‘giliran’ bumi Palestina yang akan Anda sentuh. Tanahnya, penduduk dan masjid suci yang sekelilingnya telah ALLAH janjikan dengan penuh keberkahan. Ketika Anda masuk dan mengayunkan kaki di gerbang suci bumi Palestina, Anda akan langsung melihat bendera-bendera Israel berkibar. Mengibar di tanah jajahannya sendiri. Jangan heran juga ketika Anda telah melewati imigrasi Israel atau perbatasan antara Jordan dan Palestina, Anda akan sering mendengar ungkapan ‘Welcome to Israel’, ungkapan dari polisi dan tentara Yahudi dengan angkuhnya.

Aqsa

Tetapi jangan khawatir, ketika Anda memasuki Baitul Maqdis, kota dimana Masjidil Aqsa berada, Anda akan melihat keagungan sesungguhnya. Keindahan dan panorama alam yang benar-benar fantastis. Di atas bukit Zaitun, mata Anda akan terpana menyaksikan keindahan Masjidil Aqsa yang bak rembulan. Tidak jarang airmata selalu berlinang ketika pandangan tertuju pada Masjid ini. Karena ‘Sinar’ dari Aqsa ini menjadi semacam ‘anak tiri’ dari keangkuhan birokrasi Yahudi. Situs Islam yang teramat mulia itu berada di bawah kontrol Yahudi.

Di Baitul Maqdis terdapat tiga tempat suci dari tiga agama. Islam –tentunya- dengan Masjidil Aqsa-nya, Yahudi dengan Benteng Ratapan-nya, dan Kristen dengan ‘Gereja Kiamat’ sebagai gereja bersejarah bagi umatnya. Setiap orang yang memasuki area itu dijaga oleh 3 agama sekaligus; Muslim, Yahudi dan Kristiani.

Sholat di Masjidil Aqsa akan membuat kita tahu, bagaimana rasa dan penderitaan muslim Palestina sesungguhnya. Meski tidak –terlalu- tampak perbedaanya terlihat dari dalam masjid, malah banyak mata dan senyum diantara jemaah Masjidil Aqsa yang senang dengan kehadiran kita. Namun jika seksama Anda perhatikan, maka Anda akan tahu dimana letak perbedaannya. Jemaah dari muslim lokal, atau penduduk asli Palestina di Masjid itu, kebanyakan anak-anak dan ibu-ibu serta Bapak-bapak yang sudah sepuh. Tidak tampak pemuda yang banyak, kalaupun ada hanya beberapa saja, -itupun- bisa dipastikan usinya masih muda, tetapi punya perawakan besar. Intinya, pemerintah Yahudi telah mengeluarkan (mengusir) para pemuda Palestina, serta melarang mereka kembali ke Tanah lahirnya.

Semua cerita dan kisah menakjubkan akan Anda ketahui dan rasakan ketika Anda menuju Aqsa bersama kami.

So, Let’s Go to Aqsa!

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *