Taman Bunga Terbesar di Dunia

Setiap saat, tampaknya ada saja kabar fantastis dari Dubai. Tidak hanya kecanggihan bangunan dan hal-hal serba ‘wah’ yang menarik minat wisatawan dunia untuk mengunjungi negeri kaya ini. Belum lama ini, sudah ada kabar pembukaan taman bunga terbesar di dunia. Taman bunga bernama Dubai Miracle Garden ini merupakan proyek masif terbaru di kota terpadat di Uni Emirat Arab (UEA) tersebut. Diklaim sebagai taman bunga terbesar di dunia, Dubai Miracle Garden memiliki luas 72 ribu meter persegi, berlokasi di Dubailand. Taman ini memiliki lebih dari 45 juta bunga.

Pemilihan nama Miracle Garden juga dinilai sangat tepat, mengingat taman ini dibangun di atas tanah padang pasir. Perusahaan di balik pembangunan Miracle Gardens, Akar, mengatakan pihaknya ingin menunjukkan gurun pasir bisa dihijaukan melalui penggunaan kembali air limbah melalui irigasi. Perusahaan yang berbasis di UEA ini juga menanam pohon di sekitar Dubai.

dubaimiraclegardeninside1 greencanyoninside1-

Meskipun kebun ini sekarang telah terbuka untuk pengunjung, namun daya tariknya belumlah lengkap. Gerai tempat perbelanjaan, restoran, dan pembibitan tanaman akan ditambahkan dalam tahap pengembangan kedua yang akan dimulai pertengahan 2013 ini.

Namun, taman ini akan ditutup selama musim panas di Dubai yang biasanya bersuhu rata-rata 40 derajat celsius, semoga ketika peserta HJE disana, terutama bagi ‘penikmat’ bunga, bisa menikmati keindahannya. Semoga waktunya akan sesuai dengan schedule keberangkatan kita di kota Dubai (sebelum ditutup).

Holiday Journey Edition (HJE)

Bagi Anda yang belum melingkari agenda holiday musim panasnya nanti, atau sedang mencari perjalanan untuk memberikan reward bagi si kecil pasca ujian akhir di sekolahnya, ada baiknya untuk ‘melirik’ agenda Holiday Journey ala Cordova. Salah satu priority Agenda Tahunan Cordova, selalu menjadi pilihan nomor wahid bagi keluarga besar Cordova. Mungkin program HJE tahun ini adalah agenda terakhir sebelum idle selama dua tahun selanjutnya. Dan akan kembali hadir pada tahun 2016 nanti. Idle nya program HJE dua tahun kedepan, karena masa holiday bertepatan dengan bulan puasa Ramadhan. Dengan melirik HJE, Anda sekeluarga dijamin akan lebih menyelami untuk mengetahui seutuhnya agenda Cordova di bulan Juni nanti. Karena, selain perpaduan antara value edukasi dengan hiburannya akan berimbang, spritual dan adventure-nya pun akan membuat holiday kali ini menjadi suatu petualangan hidup yang sangat bermakna.

Berpetualang adalah sebuah perjalanan yang sangat indah, selain menyaksikan bagaimana keindahan negeri yang di tuju, ia juga dapat mengeksplorasi peristiwa langka yang dirasakan sekali seumur hidupnya. Banyak cerita mengagumkan untuk dijadikan pelajaran hidup. Serta berjuta kisah yang memberikan inspirasi untuk lebih pandai mensyukuri anugerah yang ada. Konsep perjalanan yang Cordova agendakan adalah perpaduan aktivitas religi dengan hiburan keluarga agar menjadi wahana rasa syukur yang berlimpah atas karunia Maha Pencipta. Membaca, memahami dan mengaktualisasikan segala yang positif menjadi sesuatu yang bernilai.

Feel the Difference! Ya, rasakan perbedaan itinerary-nya. Petualangan yang tidak akan pernah Anda sekeluarga lupakan. Banyak warna dan cerita saat Anda berada di buaian Bumi ALLAH, setelah itu kita terbang ke suatu negeri yang memadukan dua style budaya. Tradisional Arab akan berpadu dengan bangunan-bangunan modern yang megah nan canggih. Dimana dan kapan detailnya Holiday Journey Edition yang menjamin suguhan perbedaan dalam petualangan anak-anak Anda itu akan segera Anda ketahui.

Intinya, itinerary perjalanan nanti akan sangat sesuai dengan impian banyak orang. Salah satu ‘kunci’-nya adalah bahwa dalam perjalanan nanti, selain melaksanakan umrah, Anda akan merasakan pertualangan bagaimana menyaksikan sunset di Padang Sahara. Dessert safari ini akan berakhir dengan santapan malam di tengah gurun. Selanjutnya adalah sebuah wahana impian bagi putra-putri Anda untuk bermain di arena dream park indoor terbesar di dunia. Wahana impian jutaan anak di muka bumi ini menyuguhkan ratusan permainan yang serba modern dan super canggih.

So, segera ‘lirik’ dan nikmati perjalanan indah buah hati Anda bersama kami

Ketika ALLAH Mengingatkan

Seorang pekerja pada proyek bangunan memanjat ke atas tembok yang sangat tinggi. Pada suatu saat ia harus menyampaikan pesan penting kepada teman kerja yang ada di bawahnya. Pekerja itu berteriak, namun temannya tidak dapat mendengar, karena suara bising dari mesin-mesin yang berbunyi. Sehingga usahanya sia-sia saja. Untuk menarik perhatian orang yang ada di bawahnya, ia mencoba melemparkan uang logam di depan orang tersebut. Orang itu berhenti bekerja, mengambil uang itu lalu bekerja kembali. Pekerja itu mencoba lagi, tetapi usahanya yang kedua pun memperoleh hasil yang sama. Tiba-tiba ia mendapat ide. Ia mengambil batu kecil, lalu melemparkannya ke arah orang itu. Batu kecil itu tepat mengenai kepalanya, dan karena merasa sakit, orang itu menengadah ke atas. Sekarang pekerja itu dapat menjatuhkan catatan yang berisi pesan pentingnya.

ALLAH terkadang menggunakan cobaan-cobaan ringan untuk membuat kita menengadah kepada-NYA. Seringkali ALLAH melimpahi kita dengan rahmat, tetapi itu tidak cukup untuk membuat kita menengadah kepada-NYA. Karena itu, agar selalu mengingat kepada-Nya, ALLAH sering menjatuhkan “batu kecil” kepada kita. Seandainya orang yang dilempari uang logam itu “menyadari” bahwa uang tersebut ‘jatuh dari atas’, tentunya dia akan menengadah ke atas sehingga pekerja tadi dapat menjatuhkan catatan pesan pentingnya dan ‘tidak perlu’ menjatuhkan ‘batu kecil’ tersebut.

Demikian dengan kita, seandainya setiap rahmat yang diberikan ALLAH kepada kita, cukup mampu membuat kita menengadah kepada-NYA. Tentunya ALLAH tidak perlu menjatuhkan ‘batu-batu kecil’ kepada kita. Tubuh kita, kesehatan kita, pengetahuan dan ilmu yang ada di pikiran dan hati kita, harta kita, dan semua yang kita anggap milik kita sesungguhnya adalah milik ALLAH, titipan dan amanah dari-NYA.

Semua adalah rahmat yang diberikan ALLAH kepada kita. Seyogyanya kita (kami dan Anda) cukup mampu untuk ‘menengadah kepada-NYA’. Senantiasa bersyukur dan selalu ingat kepada “catatan penting” dari ALLAH SWT.

(Dari berbagai sumber)

Sesuatu yang luarbiasa -tentunya- selalu didapatkan oleh orang luarbiasa pula. Laiknya Sang Maha Kuasa memberikan pilihan khusus pada tamu pilihan-Nya, menuju kebahagian hakiki di ranah yang paling suci. Dengan komitmen kuat yang terlahir dari rasa tulus dan cinta Cordova, exclusive gift akan ditujukan pada alumni-nya pada pertengahn bulan Mei besok. Amazing Mei 2013, InterCont to InterCont (i to i) adalah program yang dicanangkan khusus para alumni Cordova. Dengan Best Price mereka akan mendapatkan sesuatu yang luarbiasa. Intercont to Intercont menjadi akomodasi yang paling tepat tuk menggapai kekhusyuan ibadah.

Diharapkan fasilitas mewah dengan racikan exclusivitas, menjadikan para ALLAH Guest selalu bersyukur akan sebuah kenikmatan ibadah. Perjalanan menuju satu destinasi ke destinasi lainnya begitu apik terancang dengan transportasi yang sangat exclusive. Bayangkan saja, bagaimana saat Anda mendapat undangan khusus dengan jamuan yang super lux, tentunya jiwa maupun raga akan sangat patuh dan taat pada rule dari sang empu hajat.

 

intercont-makkah

 

Transportasi menggunakan Bus eksklusif ditemani para muthawif handal, akan menghantarkan Anda menembus jejak para pendahulu. Menelusuri segala fenomena yang terjadi di Makkah dan Madinah, serta membawa angan kita pada setiap pojok negeri ‘abadi’ yang tak kan pernah surut oleh keramaian manusia.

Kesempatan tak pernah kembali. Ia akan berlalu tanpa meninggalkan pesan tuk sekedar menunggu. So, untuk para alumni smartHAJJ maupun smartUMRAH Cordova yang ingin mendapatkan peluang langka ini, hubungi team kami untuk mendapatkan ‘seat’ penghapus dosa dengan menggapai panggilan-NYA. Lingkari dan tetapkan agenda bulan Mei ini untuk bersama membangun rasa cinta di tanah yang penuh dengan kehangatan cinta Azza Wa Jalla.

Jika Anda mengikuti setiap artikel dalam website ini, -tentunya- Anda ingin melihat, bertemu dan bersanding dengan hidden person Cordova yang selalu kami tempatkan sebagai sosok misterius. Kembali (setelah sekian lama), tidak mengangkat ide-ide segarnya, kini kita bersama menyimak kemana dan bagaimana pikirnya bergerak. Jangan pernah bertanya, siapa dan darimana ia berasal, tapi apa dan bagaimana dampak pikir yang ia sembahkan untuk Islam akan memberikan lipatan motivasi setiap bertemu dengannya. Aura positif yang dipancarkan melalui ide-ide segarnya, membuat Anda merasa berada di arena pertempuran dengan semangat menjulang tinggi. Inovasinya yang tiada henti membuat pergerakan hidup semakin berwarna. Kali ini, kita akan me-record paparan idenya tentang apa yang akan menghiasi website ini. Salah-satunya adalah analisisnya tentang wahyu pertama yang diterima Rasulullah SAW.

Iqra” adalah kata perintah yang diterima oleh Nabi Muhammad saat menerima wahyu pertama. Iqra, atau “Bacalah” sepertinya hanya sebuah kata biasa. Tidak ada yang istimewa, seperti halnya ketika kita diperintah ibu guru untuk membaca. Namun ternyata jika kita masuk lebih dalam, tersimpan sebuah perintah yang begitu penting dan luarbiasa terhadap eksistensi dan perkembangan peradaban umat manusia. Tentu ALLAH SWT telah memperhitungkan saat perintah membaca pada Rasul yang jelas-jelas tidak bisa membaca. Namun ketika Jibril “Mentransfer” perintah itu, tidak lantas berwujud menyerupai bentuk tulisan untuk dibacanya. Tetapi hakikat perintah itu masuk melalui telinga dan menuju sel-sel otak untuk diteruskan ke relung hati sehingga berbuah pada sikap dan tindakan.

Iqra, (bacalah)”, kata Jibril. Dengan hati bergetar dan pikiran yang saat itu tidak bisa digambarkan dengan kata-kata, Nabi lantas menjawab, “Ma anaa bi qari (aku tidak bisa membaca)” Seketika itu pula beliau merasakan ada rasa dingin yang begitu tajam menusuk dan menjalar di sekujur tubuhnya. “Iqra (bacalah)”, Jibril kembali mengulangi kata-katanya. Nabi pun kembali menjawab dengan lirih, “Ma anaa bi qari (aku tidak bisa membaca)”. Lantas Jibril memeluknya, kemudian melepaskannya seraya mengatakan kalimat yang sama, “Iqra (bacalah)”! Dan lagi-lagi Nabi hanya bisa menjawab, “Ma anaa bi qari (aku tidak bisa membaca)”.

Sungguh ini merupakan sebuah perintah yang membingungkan dan justru ditujukan kepada seseorang yang tidak pernah membaca suatu tulisan apapun sebelumnya, seseorang yang bahkan tidak tahu apa itu menulis dan apa itu membaca. Lalu apa sebenarnya tujuan perintah “Iqra” tersebut (?). kata IQRA secara harfiah berasal dari kata ‘qara a’ yang memiliki arti “Menghimpun”. Seseorang dikatakan menghimpun, apabila ia mampu merangkai huruf demi huruf, kata demi kata serta kalimat demi kalimat dan kemudian mengucapnya.

Membaca tidak musti dengan mata, karena tanpa mata pun kita harus mampu membaca. Dan membaca adalah sebuah komponen yang meliputi beragam unsur. Antara mata, telinga, mulut, otak dan hati harus menjadi satu kesatuan yang menghasilkan output dari membaca, yakni tindakan. Karena tanpa tindakan hakikat membaca hanya akan membusuk dalam diri manusia. Oleh karenanya ALLAH memberikan wahyu pertama itu dengan bentuk “fi’il amr” (kata perintah) agar kita membaca, dan me-wejentahkannya untuk diikuti pula oleh umat manusia. Sehingga konsep inti Islam pun, yakni berbagi, menjadi klimaks dari indahnya wahyu ALLAH tersebut.

Akhirnya kita bisa mengambil arti yang luas dari “Iqra” tersebut, diantaranya; Membaca, menyampaikan, menelaah, mendalami, meneliti, dsb. Tetapi setelah itu proses selanjutnya harus melahirkan sebuah bentuk amaliyah atau tindakan. So, membaca bukan sekedar menggoyang lidah untuk melantunkan huruf demi huruf, kata demi kata, dan kalimat demi kalimat. Namun lebih luas yakni untuk membaca ayat-ayat ALLAH yang tercipta dan terdapat di alam semesta dan membaca ayat-ayat ALLAH yang terdapat pada diri manusia. Sebagaimana firman ALLAH : “Kami akan memperlihatkan kepada mereka ayat-ayat Kami di segenap wilayah Bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al-Qur’an itu adalah benar” (QS. Fushilat: 53).

Pada intinya, kita harus mampu “membaca” sesuatu melalui otak dan hati, kata hidden person diatas. Sehingga kita mampu “membaca” dengan melihat, mendengar dan meraba. Karena memang “Membaca” adalah satu komponen yang meliputi beragam unsur yang dianugrahi ALLAH SWT pada manusia. Bahkan dengan “membaca”, Rasul mampu membaca dan menerawang sesuatu yang terjadi di masa yang akan datang. Nantikan artikel-artikel menarik lainnya hanya di website ini.

Dunia Islam

Meski beragama Katolik yang taat, Cristiano Ronaldo selalu membela Islam dan menyukai ajaran Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. Sekedar diketahui, Cristiano Ronaldo lahir di Funchal, Madeira, Portugal, 5 Februari 1985 silam. Ia merupakan seorang pemain sepak bola Portugal. Ronaldo dapat berposisi sebagai bermain sebagai sayap kiri atau kanan serta penyerang tengah. Kini Ronaldo bermain untuk tim Spanyol, Real Madrid dan untuk tim nasional Portugal. Sebelum bermain untuk Real Madrid, ia pernah bermain di Sporting Lisboa dan Manchester United (MU). Pemain yang kerap bernomor punggung 7 di lapangan hijau ini juga akrab dengan sebutan CR7, gabungan dari inisial namanya dengan nomer punggungnya.

Beberapa waktu yang lalu, media terbesar dan terpercaya Spanyol ‘Marca’ memberitakan jika rekan Ronaldo satu timnya, Mesut Ozil, pemain muslim asal jerman yang berdarah turki ini, memberi kesaksian, Jika Cristiano Ronaldo sudah hapal huruf hijaiyah, dan juga sudah hapal surat favoritnya, yaitu surat Al- Fatihah.

Ronaldo membenarkan kesaksian dari Ozil, “Banyak yang tidak percaya kalau saya mengagumi Al-Quran, tapi memang begitulah kenyataannya, setiap Ozil membaca Al-Quran, saya senantiasa merasa damai, dan hati saya pun menjadi sejuk,” kata Ronaldo kepada Media Spanyol.

Mesut OziL juga membenarkan perkataan Ronaldo, “Cristiano Ronaldo selalu menunggu saya selesai Sholat di rest room, saya tahu dia ingin mendengar saya mengaji,” timpal Ozil.
Cristiano Ronaldo, kembali berkata, “Saya sudah hafal Al-Fatihah, mungkin nanti saya akan minta diajarkan berwudhu, saya sangat senang,” kata Ronaldo.
Bahkan, CR7 sangat senang mendengarkan Ozil membaca Al-Quran sebelum bertanding dan merasa yakin Real Madrid menang di pertandingan, jika sebelum pertandingan, Ozil membaca Al-Quran.

(Sumber: dakwatuna.com)

Saat ini adalah masa-masa yang menjadi kecemasan bagi sebagian orangtua yang anaknya akan menghadapi Ujian Nasional (UN). Sebuah ‘ujian pembuktian’ bagi anak didik selama masa belajarnya. Tidak berlebih, -terkadang- banyak diantara orang tua kelewat cemas dengan ‘memperketat’ setiap gerak anaknya. Padahal sesungguhnya, masa ini adalah waktu dimana mereka (anak didik) untuk rileks dan menenangkan pikir, kalaupun belajar -itu sebatas- mengulang tanpa menguras keras energy. Masa belajar telah terlewati, saatnya memasuki ‘Medan Juang’ adalah pembenahan mental. Mental menghadapi sebuah evaluasi pembelajaran. Yah, jika pada artikel “Let’s Jump Over The UN” lebih menggaris bawahi tentang proses belajar tidak ditentukan oleh UN, sehingga kesuksesan bukan semata karena telah menyelesaikan UN dengan baik. Namun idealisme itu kita simpan terlebih dulu, karena realita yang dihadapi saat ini adalah menghadapi UN, kesuksesan besar selalu bermula dari langkah awal, maka fokus kita untuk mereka yang mengikuti ujian adalah memberikan support bagaimana menghadapi UN dengan penuh tanggungjawab. Tidak panik, rileks, fokus dan jujur.

Setelah ikhtiar tergapai, maka kekuatan doa adalah penopang sejati dalam menyeimbangkan bangunan sukses. Karenanya, dalam memberikan support dan care bagi mereka yang akan melaksanakan UN, Cordova dengan tulus dan ikhlas, mencoba ambil salahsatu peran guna menyeimbangkan diantara ikhtiar mereka. Doa adalah senjata kami untuk mensupport mereka. Malam ini (9/04) Cordova mengundang para anak yatim dan keluarga Besar Cordova untuk melakukan pengajian Al-Quran dan doa bersama bagi mereka yang akan menghadapi UN.

Dengan untaian dan doa para Aytam (anak-anak Yatim) yang teramat ‘ajaib’ alias mustajab, diharapkan mampu memberikan kemudahan, kelancaran dan kesuksesan bagi mereka yang akan berjuang di ‘medan juang’. Diikuti dengan ‘wasilah’ air Zam-zam yang juga diberikan doa untuk kemudahan langkah mereka.

Value suci yang berputar di setiap pojok tempat kita mengaji menambah ‘keajaiban’ air Zam-zam semakin mengkristal tuk memberikan kekuatan pada setiap sel yang dilampauinya. Sebagaimana sabda Rasul, bahwa air Zam-zam akan mengikuti apa yang kita niatkan. Seperti halnya air putih biasa pun ketika kita berbaik sangka -dengan niatan yang baik- diawali rangkaian doa’ maka molekul-molekul yang terdapat dalam air itu akan menjadi untaian kristal yang teramat indah. Untaian yang akan memberikan energi positif bagi yang meminumnya. Terlebih dengan air Zam-zam, ia akan sangat menjadi penopang setiap awal kesuksesan, termasuk dalam menghadapi Ujian Nasional, pekan depan. So’ Mari kita rangkai langkah hidup ini melalui UN dengan penuh bahagia! With Love From Cordova

Berpetualang ke Green Canyon

Cerita akhir pekan kali ini, kami akan mengajak Anda ke Pantai Selatan Jawa, suatu tempat yang tak kalah menariknya dengan tempat wisata di luar negeri. Jika Amerika memiliki Grand Canyon, maka kita (Indonesia) mempunyai Green Canyon. Tempat ini menyimpan pesona luar biasa.