Junior Manasek Hajj
Let’s Go Hajj: Junior Manasek Hajj.
Sabtu, 17 Desember 2012.
TK Al Azhar BSD.
Puspita Loka Sektor 3.2
Bumi Serpong Damai, Tangerang – Banten
[nggallery id=64]
Let’s Go Hajj: Junior Manasek Hajj.
Sabtu, 17 Desember 2012.
TK Al Azhar BSD.
Puspita Loka Sektor 3.2
Bumi Serpong Damai, Tangerang – Banten
[nggallery id=64]
Al-Azhar BSD Bimbing Manasik Golden Age
Serpong-Banten
Ada yang berbeda pada sabtu (17/12) kemarin di Sekolah Al-Azhar BSD, kawasan kota mandiri (samping taman kota) itu seolah bergema dengan beberapa kegiatan di pagi hari. Tepatnya dari halaman, aula masjid hingga lapangan sekolahnya disesaki ratusan pengunjung. Dari mulai acara Fun Bike meramaikan gema Muharram, resepsi pernikahan di Aula masjid, hingga acara manasik haji ratusan anak TK Al-Azhar BSD. “Luar biasa…manasik haji anak-anak TK kali ini”, gumam seorang satpam yang setia melayani keluar dan masuk kendaraan di area parkir. Betapa tidak, tenda-tenda moncong putih laiknya di Mina sudah bertengger dengan pernik dan khas tanah suci. Kerjasama antara Cordova dengan TK Al-Azhar BSD pun semakin erat ketika peserta didik dibimbing bersama oleh muthawif dan guru-guru TK. Semua etape laiknya seorang haji dan hajjah, mereka (anak-anak TK) perlihatkan dengan mimik yang teramat lucu. Bermain sambil berkenalan dengan rukun Islam ke-5 itu, berjalan dengan riang gembira. Tentunya property yang disiapkan pun sesuai dengan dunia mereka. Di samping tenda Mina, tersedia photo booth yang menggambarkan tanah Arab dengan beberapa boneka unta besar yang bisa ditumpangi. Mereka bersama orangtuanya terlihat asyik dan menikmati suasana arab dadakan di sekolahnya.
Malaikat-malaikat kecil itu memulai manasik menggunakan kain ihram yang dikenakkan langsung sejak dari rumahnya masing-masing. Melangkah bertalbiyyah ditemani ayah maupun bunda. Semuanya sama, putih dan bersih. Mendayuh gelora rasa setiap orang yang menyaksikannya. Berbalut ihram dan pakain putih bagi anak perempuan, membuat hati terharu bercampur bangga. Meski –sesungguhnya- konten dan filosopi mengenai haji sulit dipahami anak usia dini, namun pengenalan tempat-tempat suci, dan kaidah simple mengenai rukunnya umat Islam, akan selalu diingat dan terngiang dalam cakrawala pikirnya yang polos. Mereka diarahkan bak gelombang air yang disalurkan ke tempat-tempat mengalir, akan menuju kemana air itu, tergantung bagaimana masa golden age itu diarahkan.
TK Al-Azhar memiliki peran yang teramat mulia, mereka (para guru dan perangkat sekolah lainnya) menjadi pemegang kunci masa depan makhluk-makhluk suci. Partner yang juga paling dominan dalam membentuk dan membimbing mereka –tentunya- adalah orangtua dan wali murid yang dengan sadar bahwa masa-masa seperti saat itulah yang sedikit banyak akan mempengaruhi langkah hidup mereka kelak.
Seperti yang banyak kita ketahui, pada usia 0-6 tahun, otak berkembang sangat cepat hingga 80 persen. Pada usia tersebut otak menerima dan menyerap berbagai macam informasi. Itulah masa-masa dimana perkembangan fisik, mental maupun spritual anak akan mulai terbentuk. Karena itu, banyak orang yang menyebutkan masa tersebut sebagai masa-masa emas seorang anak (golden age).
Dengan demikian, manasik ini menjadi suatu yang sangat berarti dan akan teringat dalam memorinya. Mereka akan ingat bagaimana seorang yang berhaji harus menggunakan kain ihram bagi laki-laki, wanita menggunakan baju putih bersih, meski belum saatnya mengetahui apa filosopi dibalik itu. Mereka juga akan sangat teringat bagaimana cara thawaf di Baitullah, dan sya’i di bukit Shofa dan Marwa, meski baru hanya sekedar simulasi atau permainan yang menyenangkan berputar-putar.
Subhanallah… bagi kita yang memiliki anak usia golden age seperti anak didik di Al-Azhar, lalu menyaksikan langsung bagaimana riang mereka melakukan ritual manasik haji dengan semangat talbiyyah yang merona dalam setiap ucap bibirnya, melangkah dengan gontai khas anak, tertawa, tersenyum, menatap dan melambaikan tangan kepada kita. Spontan, meski mata tak berlinang air, hati dan jiwa yang kan bergetar bangga dan haru. Makhluk sekecil itu sudah sangat merindukan Baitullah…
Bukan sekedar sensasi sebenarnya –ketika- kita melakukan perjalanan keliling dunia, travelling menuju destinasi-destinasi impian itu memiliki ragam manfaat yang dapat menyeimbangkan manusia dalam dua dimensi. Tentunya sebagai manusia, kita memiliki kecenderungan untuk menikmati tempat-tempat unik yang menyenangkan dalam hidup kita. Selain itu, kita memiliki kesempatan untuk menikmati keindahan suatu tempat agar selalu bersyukur merasakan setiap pojokan bumi yang sangat luas. Membuka mindset dalam menjelajah belahan bumi yang terpijak adalah buah manusia yang melakukan perjalanan menuju tempat-tempat yang ada dalam impiannya. Seperti halnya Rasulullah ketika melakukan perjalanan jauh ke negeri Syam, banyak hal yang ditemukan untuk dijadikan pelajaran dalam dakwahnya. Pun demikian dengan para sahabat yang ‘berkelana’ ke negeri jauh, mengenal dan menyebarkan misi Rahmatan Lil’Alaminnya. Perjalanan kemana pun destinasinya, ketika menghadirkan soul, maka ia akan menjadi sebuah cerminan tentang apa dan siapa dirinya. Menyadari betapa luas dan beragamnya kehidupan di muka Bumi. Tetapi dalam meraih perjalanan indah itu ada dua selling point yang sulit dirasakan, yakni konsisten terhadap jatidiri seorang muslim, dan kenyamananberjalan ditemani orang yang memiliki kesamaan bahasa dan budaya.
Mengakhiri tahun ini, Cordova kembali memberangkatkan jemaahnya ke empat negara di benua Eropa. Bak film bertajuk “Euro Trip” yang keliling dan berkelana mencari cinta, bedanya tentu nuansa yang terlibat dalam perjalanan Cordova ini adalah spirit Muslim Journey, yang memperhatikan segala kehalalan baik makan, minum ataupun budaya yang jauh berbeda. Berawal dari kota Roma, mereka menginjakkan kaki tuk memulai perjalanan yang penuh arti. Kemolekan kota Roma yang menginspirasi film fenomenal Da Vinci Code dari sebuah novel yang juga fenomenal.
Di Roma, kita bisa melihat dan memastikan apa yang dijanjikan Rasulullah SAW tentang keruntuhan kota ini, dan jatuh pada kekuatan Islam. Meski sampai detik ini Roma masih belum berhasil ditaklukkan Islam, lambat laun berdasarkan perkiraan Dr. Yusuf Al-Qardawi dari penjelasan hadits Rasul tentang jatuhnya Roma ke tangan Islam, akan terjadi pada abad ini. Namun bukan melalui perang fisik seperti yang terjadi di masa lalu, namun menggunakan pena, buku dan internet.
Dari Roma melanjutkan menuju kota Pisa, tempat berdirinya menara miring setinggi 60 meter, dan biasa disebut menara Pisa. Banyak hal yang bisa kita temukan di kota ini, yah Pisa ternyata memiliki sejarah yang bersentuhan dengan muslim. Kota Pisa sempat dikuasai kaum muslim pada tahun 1004-1015. Demikian juga dengan katedral Pisa yang pada puncak kubahnya tertulis inskripsi berbahasa Arab yang artinya: Al-Fath (kemenangan).
Dari keindahan seni, kita meneruskan perjalanan ke kota yang tak kalah indah dengan arsitektur bangunan yang mengagumkan. Tataletaknya memanjakan mata untuk tetap memandang dengan sejuta rasa. Modena dan Milan menjadi kota yang teramat sayang tuk dilepaskan dari destinasi. Yah, Modena dijuluki sebagai kota mesin sejak berdirinya pabrik-pabrik mobil terkenal Itali. Mulai dari Ferrari, De Tomaso, Lamborghini, Pagani dan Maserati. Umumnya mereka juga berkantor pusat di Modena. Anda mungkin ingat mobil Ferrari yang dinamai 360 Modena. Demikian juga dengan salahsatu warna Ferrari yaitu Modena Yellow.
Jika di Milan, kata “Belanja”…”Belanja” dan “Belanja” adalah ritual yang menjadi agenda utama wisatawan. Kota ‘aduhai’ ini menjajakan ragam toko dan pusan perbelanjaan yang terkenal semacam: Gucci, Versace, Fratelli, Rossetti, Prada, Cartier dan masih banyak lagi.
Dari Milan, kita beranjak ke Switzerland. Negeri ini berjuluk Trully Switzerland, keindahan kotanya mampu menyihir setiap orang yang menginjakkan kakinya. Kota dan rumah-rumah minimalis yang dikelilingi hamparan pohon cemara, jembatan kayu kuno, bangunan tua, serta puluhan museumnya. Tidak terlupakan juga pemandangan eksotis danau lucernedengan gunung Rigi dan Pilatus. Belum lagi latar belakang salju abadi yang ada sepanjang tahun menghiasi puncak pegunungan Alps.
Belum lagi Perancis dan Inggris yang menjadi destinasi selanjutnya, menjadikan akhir dan awal tahun menjadi sangat bermakna. Tentunya masih dalam dekapan kenyamanan Cordova dalam mengawal perjalanan muslim ke berbagai destinasi di muka bumi.
Silakan unduh detail agenda perjalanannya di sini.
Selamat kepada para pemenang Kuis #CordovaHJE: Cordova Berbagi Gadget. Berikut ini nama-nama pemenang hasil undian hadiah yang dilangsungkan pada hari Ahad, 11 Desember 2011 jam 17.00 di Panggung Utama BNI Syariah Travel Fair, Atrium Lower Ground Gandaria City Jakarta Selatan:
Kepada yang belum beruntung jangan berkecil hati insyaAllah akan ada kesempatan selanjutnya. Seluruh Cordova Crew yang terlibat mengucapkan terima kasih atas waktu dan partisipasinya. Mohon maaf lahir dan batin apabila ada kekurangan. Sampai jumpa pada kegiatan-kegiatan Cordova selanjutnya.
++++++ + ++ +++ ++++++++ + + + ++
Pada BNI Syariah Travel Fair, Gandaria City – Jakarta Selatan, Tanggal 6 – 11 Desember 2011 Cordova meluncurkan program smartUMRAH Holiday Journey Edition (HJE): Umrah + Dubai & Abu Dhabi. Paket liburan berupa perjalan umrah yang khusus dipersembahkan untuk mengisi liburan sekolah pada tanggal 27 Juni – 7 Juli 2011. Sebuah alternatif liburan yang penuh nuansa petualangan berbalut nuansa rohani yang akan meninggalkan jejak pengalaman berbeda pada putra-putri Anda. Juga dapatkan penawaran khusus yang hanya kami berikan bagi Anda yang datang pada BNI Syariah Tarvel Fair, Gandaria City 6 – 11 Desember 2011.
Melengkapi semangat kami dalam meluncurkan paket unggulan ini, Cordova mengadakan kuis dengan hadiah utama berupa Apple iPad 2. Kuis ini hanya bisa diikuti oleh Anda yang tinggal di seputaran Jabodetabek atau mungkin Anda yang sedang berada di dekat Gandaria City pada tanggal 6 – 11 Desember 2011. Karena hadiah harus bisa diambil langsung di BNI Syariah Travel Fair, Gandaria City – Jakarta Selatan pada tanggal 11 Desember 2011.
Tata cara kuis Cordova HJE:
Kuis ini berlangsung mulai tanggal 6 Desember 2011 dan akan ditutup pada hari Sabtu, 10 Desember 2011 pukul 24.00 WIB. Cordova akan memilih secara acak 5 orang pemenang yang akan mendapatkan hadiah:
Pemenang kuis akan kami umumkan pada hari Minggu 11 Desember pukul 08.00 WIB melalui cordova-travel.com dan akan kami kontak memalui email.
Hadiah tidak dapat diuangkan maupun ditukar. Pemenang wajib hadir pada penyerahan hadiah yang akan dilaksanakan pada hari Minggu 11 Desember pukul 16.30 di Booth Cordova, BNI Syariah Travel Fair, Gandaria City – Jakarta Selatan. OK! Selamat mengikuti kuis ini!
Dan bagi Anda yang juga ingin mendapatkan hadiah langsung berbagai macam merchandise menarik daari Cordova, silakan ikuti permainan-permainan yang kami selenggarakan di BNI Syariah Travel Fair Gandaria City – Jakarta Selatan ini.
Melengkapi kebahagiaan atas suksesnya putra-putri menempuh UAS/ UAN di sekolahnya, Cordova menawarkan paket liburan Umrah plus Dubai dan Abu Dhabi. Paket perjalanan 10 hari, menikmati kedalaman rasa saat Umrah dan berziarah ke Rasulullah akan dilengkapi kesenangan menikmati keindahan kota Dubai dari lantai 124 pencakar langit Burj Khalifa serta sensasi teknologi mutakhir otomotif di Ferrari World, Abu Dhabi.
Berangkat pada 27 Juni 2012 dengan kemewahan pesawat Emirates. Menginap 2 malam di hotel Al Harityah Madinah, 3 malam di hotel terdekat Masjidil Haram Al Safwah Makkah dan 3 malam di hotel mewah Pullman di tengah Mall terbesar di Dubai.
Selain program khusus bagi putra-putri yang bernuansa religius di Makkah-Madinah, juga akan dimanjakan dengan Desert Safari, Camel Ride, Hena Painting, Arabic Costume for photography dan sensasi-sensasi lainnya.
Agenda Perjalanan

Akomodasi
Transportasi
Fasilitas
Kunjungi booth Cordova Holiday Journey Edition di BNI Syariah Travel Fair Gandaria City, 6 – 11 Desember 2011. Dapatkan penawaran khusus potongan harga hingga US$ 1.204 untuk pembelian di event ini.
Unduh brosur smartUMRAH Holiday Journey Edition: Umrah + Dubai & Abu Dhabi di sini.