Cikampek Padat Merayap

Karawang (27/08)- kepadatan arus mudik 2008 sudah mulai terasa sejak menjelang beduk Maghrib sore tadi, pantauan Cordova Gotcha di rest area KM 57 Karawang menunjukkan arus kendaraan sepanjang tol Cikampek benar-benar mengalami kepadatan. Sejak gerbang tol Bekasi Barat kendaraan hanya merayap dengan kecepatan 30 KM per-jam. Ratusan bahkan ribuan kendaraan yang singgah di Rest Area KM 57 menjadi pemandangan rutin setiap jam-nya. Terlebih menjelang adzan Maghrib, para pemudik yang mayoritas tujuannya ke daerah Jawa Barat dan Jawa Tengah melakukan ta’jil di sekitar posko Cordova Gotcha, dengan air zamzam, kurma dan kacang Arab, mereka berbuka puasa dengan suka cita. Kebanyakan mereka nongkrong-nongkrong sembari ta’jil disekitar posko Gotcha. Karena Masjid At-Taubah sangat sesak oleh pemudik, sebagian mereka sholat di serambi dan pojok-pojok masjid samping posko Gotcha.

Menurut pandangan mata Cordova Gotcha, setiap jam-nya arus sepanjang tol Cikampek terasa semakin padat. Bahkan menurut informasi pengunjung stand Gotcha, setelah tol Cibitung, jumlah kendaraan melalui lima ruas jalan semakin padat, bahkan sampai 20 KM per-jamnya. Di sela padatnya lalu-lintas, terdapat juga pemandangan unik yang terjadi di sepanjang jalan. Pantauan Cordova Gotcha, tanpa disengaja menangkap beberapa kendaraan bak terbuka, baik truk maupun yang berjenis colt, masih banyak digunakan untuk membawa pemudik masuk ke jalan tol. Atap mobilnya ditutup terpal-terpal besar, sehingga tak nampak sedikit pun orang-orang yang berada di dalamnya, namun sesekali mereka menyundulkan kepalanya tuk sekedar menghirup udara segar. Ragam peristiwa juga banyak ditemukan sepanjang perjalanan menuju Rest Area KM. 57, tetapi bersyukur, belum ditemukan kecelakaan lalu lintas sepanjang tol Cikampek sampai berita ini turun.

Dua Keluarga “Ter-Gotcha”

Di hari perdana posko mudik “Cordova Gotcha”, team berhasil menjumpai dua keluarga jemaah Cordova dengan waktu yang berbeda. Sore hari pukul 16:00 WIB, saat hendak sholat Ashar, keluarga Bapak Eko Basuki dari perusahaan Adhimix ter-“gotcha” oleh team dengan menempelkan plat Cordova Gotcha di kendaraannya. Dengan muka sumringah menyaksikan posko Cordova Gotcha berada, beliau menghampiri dan bersenda gurau bersama team “Gotcha”. Setelah itu, beliau bergegas menuju kendaraannya lalu bergegas kembali menuju stand dengan memperlihatkan 10 item atribut Cordova yang mereka bawa. Dengan demikian, Bapak Eko Basuki mendapatkan buah tangan berupa 10 botol air zamzam untuk dibawa ke Ciamis, kota yang akan ditujunya. Setelah melaksanakan sholat Ashar di masjid At-Taubah, dengan muka yang masih segar, beliau pamit tuk melanjutkan perjalanannya. “Sukses selalu ya untuk Cordova”, ujarnya sembari tersenyum manis meninggalkan Rest Area KM 57 Karawang City.

Jemaah kedua atau katakanlah Keluarga Besar Cordova yang ter-“Gotcha” adalah Mbak Yuni Astuti, staff ibu Restu (Bank Mandiri Pulogadung), salah satu jemaah smartHAJJ 1428 H. Tepat pukul 22:10 WIB mbak Yuni dengan menggunakan Jaket Cordova dan bertengger plat Cordova Gotcha di kendaraannya, dengan sangat gembira bertemu team Cordova di Rest Area KM. 57. Selain melepaskan kelelahan setelah melakukan sebagian perjalanannya, ia bisa menikmati souvenir dari Cordova. Suara keras murattal Al-Quran syeikh Alghomidy yang terpancar dari stand Cordova, menjadi daya tarik para pemudik termasuk Mbak Yuni Astuti. Setelah istirahat beberapa menit, dengan raut muka yang ceria, ia pamit untuk melanjutkan perjalanannya menuju kota Pati, Jawa Tengah.

Bagi para jemaah Cordova yang berniat untuk mudik melalui tol Cikampek, silahkan untuk singgah sementara di posko Cordova Gotcha. Melalui cinta, kami memberikan pelayanan maksimal untuk mendorong ke-rilexan-an jemaah dalam beristirahat. Semoga perjalanan kita selalu berada dalam lindungan Allah SWT. Akhirnya, Kang Ruddi bilang “ Mobil biru enggak pake supir, kagak seru kalo gak mampir”.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *