Jiwa Perkasa, Raga Berjaya

Jiwa adalah penggerak raga. Tanpanya, hanyalah jasad yang terkujur. Jiwa adalah jantungnya raga. Tanpanya, tiada detak dalam gerak. Semua yang tampak adalah berawal dari jiwa. Jiwa busuk, raga pun kusut. Jiwa adalah cermin dari segala tingkah kita di dunia nyata, semuanya tersumber dari aktivitas jiwa yang bergejolak. Bukan hanya raga yang harus dijaga dan diperhatikan kebugarannya, namun jiwa lebih penting untuk dijaga kebugarannya.

Anakku, Dengan Siapa Engkau Bergaul?

Rasulullah ﷺ bersabda, “Seseorang bergantung pada agama temannya. Maka hendaknya ia melihat dengan siapa dia berteman.” (HR. Abu Dawud, at-Tirmidzi, Ahmad dan al-Hakim)

Parenting
Kekuatan lingkungan dalam mempengaruhi perilaku seseorang sangat dominan. Sampai-sampai ada idiom ‘Al Insan ibnul bi’ah’, manusia itu anaknya lingkungan.

Sunnah-sunnah di Hari Jum’at

Mencintai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berarti juga mencintai sunnah-sunnahnya. Salah satunya adalah sunnah di hari Jumat. Satu hari yang penuh berkah yang sangat diistimewakan oleh Allah SWT. Berikut adalah beberapa sunnah di hari Jumat yang beliau tuntunkan.

Perbanyak Shalawat Nabi

Dari Abu Umamah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap Jum’at.

SIGN

Tanda, kita kenali karena kebiasaan yang muncul setelahnya.
Mendung, tanda akan hujan, tapi kadang hanya mendung yg tiba-tiba terang.
Kulit keriput, rambut memutih, fisik melemah adalah menua.
Air mata bisa berbeda saat ada bendera kuning dengan janur kuning, tanda antara duka dan sukacita.

Love Creates Everything

Cinta adalah fitrah dari penciptaan manusia. Setiap insan mendambakan cinta. Keinginan untuk dicintai menyelimuti perasaan kita hingga seringkali alpha bahwa cinta sejati adalah mencintai. Karena mencintailah, bahagia terasa. Sebaliknya keinginan untuk dicintai kerap berbuah kecewa dan air mata.

Stress?  Let’s Go For Umrah

Percayakah Anda jika ibadah Umrah bisa memberikan dampak besar pada kehidupan seseorang? Atau yakinkah Anda jika melaksanakan Umrah juga dapat menghilangkan rasa stress? Manusia di abad modern dan canggih ini tengah sibuk mencari solusi untuk menghilangkan rasa jenuh dan stres akibat kesibukan aktivitas kesehariannya. Saat menjadi guide Cordova musim Haji beberapa waktu yang lalu, secara kebetulan saya sempat berdiskusi dengan seorang dokter jiwa berkebangsaan Pakistan.

do MORE Ramadhan!

Rasanya Anda akan sering mendengar, membaca dan melihat bagaimana keutamaan bulan suci Ramadhan. Kemuliaannya menjadi semacam magnet spiritual,yang membuat orang-orang muslim ‘bergumul’ menikmati indahnya ‘rasa’ Ramadhan disetiap kedatangannya. Spirit keagamaan sangat nampak pada setiap kita yang menanti Ramadhan tiba.

Kanan ke Kiri

Ketika itu, beliau sedang dalam kondisi pengobatan. Kadar Trigliserid 3 kali lipat dari batas normal membuat beliau sering meradang karena vertigo. Dunia seperti jungkir balik dan beliau pun berobat kepada seorang professor. Hasilnya, ada beberapa obat yang perlu dikonsumsi diiringi diet beberapa jenis makanan terlarang sementara. Beliau dianjurkan untuk mengkonsumsi banyak buah dan sayuran. Saya pun ‘terpaksa’ patuh demi kesembuhan.

Behind The Scene

Syahdan seorang pria berhasil selamat dalam sebuah kecelakaan kapal di tengah samudera yang luas. Dengan sebuah bongkahan kayu pecahan kapal dia berhasil menepi ke sebuah pulau kecil terasing yang tidak dihuni oleh satu orangpun. Dalam keputusasaannya ia berdoa dengan sangat dan memohon kepada ALLAH untuk dapat menyelamatkannya dari pulau tersebut.

Hidup adalah berpikir. Karena segala perjuangan hidup tak lepas dari aktivitas pikir. Dengan pikiran, Islam pun tegak dalam peradaban yang penuh adab, pikiran juga mampu menciptakan segala sesuatu berjalan sesuai dengan buah pikirnya. Islam datang bermula dari kata verbal yang connecting jua dengan aktivitas berpikir. Setelah Islam menyebar ke-seantero Bumi, intisari pelajarannya banyak diserap dan digunakan justru oleh pihak yang ingin merebut peradaban Islam yang sudah sangat terkenal dengan kekuatan pikir serta spirit ke-islamannya. Pikiran adalah anugerah ALLAH yang paling besar dan terindah. Dengan memahami cara bekerja dan mengetahui bagaimana cara mendayagunakan kekuatan pikiran, kita dapat menciptakan hal-hal terbaik bagi kehidupan. Dengan melatih dan mengembangkan kekuatan pikiran, selain kecerdasan intelektual dan kecerdasan kreatif kita meningkat, juga secara bertahap kecerdasan emosional, bahkan kecerdasan spiritual kita akan bertumbuh dan berkembang ke tataran yang lebih tinggi.

Pikiran adalah sebuah kerajaan –terkadang- tanpa tuan. Dikatakan kerajaan tanpa tuan karena mahkota tampuk kerajaan berpindah-pindah dari kekuasaan satu ke kekuasaan lain dalam tempo sesingkat-singkatnya, atau bahkan bercokol agak lumayan lama bertahan tergantung dari mood. Suasana kerajaan ini sering terjadi hingar-bingar, sunyi, sepi, silih berganti.

Bayangkan jika kita berada dalam situasi dimana tempat tinggal kita tanpa ada kekuasaan yang jelas. Tentu banyak saja sisi empuk untuk duduk di tempat tersebut. Maksudnya, karena kekosongan temporary, pikiran ini mudah berganti fokus perhatian seperti memutar pita kaset saat menekanfwd. Isi pikiran atau perhatian mudah berganti-ganti secara cepat danrandom.

Imaginasikan sesuatu hal yang indah, menajubkan, dalam benak lalu bayangkan kita terlibat di dalamnya. Bagaimana kondisi perasaan saat itu (?) Boleh jadi kita dalam keadaan nyaman, kondusif, positif, dan PeDe. Boleh percaya boleh tidak. Sesungguhnya imajinasi adalah awal proses awal penciptaan di dunia maya. Semakin dan berulang imajinasi muncul dalam pikiran dan perasaan, maka dunia universal/alam semesta akan menerjemahkan imajinasi tersebut dalam dunia nyata.

Sisi paradigma orang-orang suci, bijak, leader memang agak berbeda dengan kebanyakan umumnya. Mereka melihat dunia bukan berarti aneh, tetapi penuh dengan daya kreatifitas, dan unik. Perpaduan selaras, harmoni antara pikiran, perasaan, alam semesta yang didukung dengan penuh kebahagian akan menarik daya khayal ke dunia realita secara cepat, terkadang sangat cepat dan tak terduga. Demikianlah orang-orang unik yang mungkin di Bumi ini hanya berjumlah hitungan jari.