Biarkan Kami Menangis

Setiap menjelang keberangkatan haji, kita dianjurkan untuk membenahi niatan suci yang terbalut oleh segumpal darah. Darah yang terbungkus apik dengan desain Maha Sempurna adalah hasil dari sentuhan Ilahi. Tanpa kawalan ketat, hati terkadang membawa petaka pada raga yang liar. Guncangan jiwa dan raga sesungguhnya bermula dari hati yang dibiarkan kering dari nuansa religi. Karenanya, tak berlebihan jika Rasulullah SAW menempatkan hati diatas segalanya. Lebih lanjut, Rasulullah SAW menerangkan bahwa segala sesuatunya berawal dan bersemi dari hati sanubari. Berbicara masalah hati, tentu tak bisa lepas dengan apa yang saat ini jemaah smartHAJJ Cordova hadapi. Delapan hari lagi adalah hari yang penuh dengan momentum. Sebuah perjalanan suci yang akan menjadi sejarah baru dalam lembaran hidup setiap tamu Allah SWT. Mereka ikhlas menghadapi panggilan-Nya, mereka juga tak ragu tuk melepas segala sesuatu yang terkait dengan kepentingan duniawi, mereka para tamu Agung telah siap lepas landas tuk menghampiri dekapan Allah Sang Pengasih. Selamat datang dunia baru, dunia yang akan menghantarkan jiwa manusia pada satu titik kemulyaan, keagungan dan “kesempurnaan”.

>>