How Are U Today Allah’s Guest (?)

Mengetahui kabar atau informasi dari orang yang dicinta adalah sebuah harapan bagi setiap insan. Melalui media apapun, dengan biaya berapa pun, informasi kerap menjadi sebuah kebutuhan hidup. Ia akan ditebus melalui cara apa saja. Bagaimana jiwa terasa tenang kala informasi dari orang yang disayangi cepat ter-akomodir. Terlebih ketika orang bersangkutan berada dalam dekapan hangat bumi An-biya, yang penuh dengan cahaya keberkahan. Atas izin dan rahmat-Nya, smartHAJJ Cordova program Arbain telah mendarat, menapaki sucinya perjalanan haji. Hari Kamis, (20/11) pukul 13.30 Waktu KSA, atau bertepatan dengan pukul 18.30 WIB, menjadi sebuah awal pengharapan para “Holy Guest” tuk mendapatkan segenap cinta dari Dzat Maha Kuasa.

>>

Haji; Pembuktian Totalitas Cinta

Tiba waktunya untuk mulai beranjak menuju sebuah perjalanan suci, tak ada lagi sebuah peristiwa yang memberikan kekuatan spiritual terkecuali satu tahapan kesucian, yakni perjalanan haji. Air mata yang teramat deras memberikan kekuatan jiwa tuk sekedar membendung harapan yang kian tak terbendung. Harapan seorang hamba yang “terkapar” dalam penantian suci. Kian meluas pada jiwa manusia muslim yang teramat rindu akan kemulyaan Baitullah.

>>

Cordova Team; Ready to Serve

Jelang enam hari keberangkatan smartHAJJ Cordova, team Jakarta bersama KSA Cordova team, melakukan finishing touch dalam rangka pelayanan yang eksklusif. Bukan hanya pembenahan dalam sektor teknis keberangkatan dari tanah air dan penyambutan di tanah suci, persiapan mental dan kesehatan jemaah pun menjadi sesuatu yang diprioritaskan oleh kru Cordova. Bagaimana tidak, dua unsur diatas adalah dua point penting dalam persiapan ibadah haji. Adapun perlengkapan jemaah Arbain, akan diserahkan hari Sabtu tanggal 15 November, sedang untuk jemaah non-Arabain akan dibagikan hari Sabtu tanggal 22 November 2008. Untuk sektor pelayanan di KSA, team Cordova sudah 100 persen siap menyambut dan melayani jemaah dengan segenap hati. Pasukan yang dipersiapkan, tentunya meliputi segala unsur yang Anda perlukan. Ada team khusus yang melayani pertanyaan fikih haji, ada juga team yang siap Anda calling guna membantu keperluan selama di tanah suci. Semua team melebur menjadi satu. Tentunya hanya untuk memberikan sesuatu yang berarti dalam pelaksanaan haji, semuanya didasari oleh rasa cinta kepada tamu-tamu agung nan mulia.

>>

Sebuah Perjalanan Air Mata

Perjalanan haji sering dikatakan sebagai puncak pengabdian seorang hamba kepada Tuhannya. Untuk bisa melaksanakan rukun Islam kelima ini, disamping tercukupinya dana, yang paling penting ialah kesiapan mental. Terbukti, berapa banyak orang yang dari segi finansial berkelebihan, namun manakala panggilan itu belum datang, hatinya tak sedikit pun terbetik untuk pergi ke tanah suci Mekkah, selalu saja ada alasan yang menghalangi dia untuk berhaji. Baitullah merupakan simbol pemersatu umat, karena disanalah jutaan muslim dari berbagai penjuru dunia berhimpun, dengan tujuan yang sama yakni bersujud di depan kebesaran Al-Khalik. Selama melaksanakan haji setiap individu punya pengalaman unik yang beragam. Tak jarang mereka diperlihatkan dengan berbagai keajaiban yang tidak bisa dianalisa dengan nalar, kecuali oleh kemantapan iman. Lewat kejadian-kejadian itu batin yang bersangkutan seolah disentakkan, untuk kemudian menghantarkannya pada proses pencerahan diri.

>>

Ikhlas

Dalam tataran teori, makna ikhlas sangat mudah untuk dipresentasikan, terlebih dijadikan semacam buah bibir. Lalu apa dalam konteks praktis, konsep ikhlas mudah pula diaplikasikan (?) Hanya kita tentunya yang mampu menjawab semua itu. karena ikhlas adalah sesuatu yang hanya bisa dikerjakan oleh kekuatan hati. Sehebat apapun nilai postif dari pekerjaan kita, jika pesona ikhlas tak bersemi dalam jiwa, maka yakinlah segala sesuatunya akan terasa berat. Jangankan untuk melakukan hal-hal besar, untuk tersenyum saja, jika keikhlasan tak pernah ada, maka mulut ini akan sulit digerakkan. Padahal tersenyum adalah hal yang paling ringan dalam beribadah. Terlebih jika konsep ikhlas ini kita tarik ke ruang lingkup pelaksanaan haji yang benar-benar membutuhkan keikhlasan super hebat. Bayangkan saja, mulai dari niatan haji, pengeluaran biaya yang tak sedikit, menghadapi prihal crowded di tanah suci, meninggalkan keluarga, dan 1001 masalah teknis maupun non-teknis lainnya. Ikhlas adalah satu-satunya kunci yang akan menjadikan setiap perjalanan haji menjadi lebih mudah dan bermakna. Sahabat dekat ikhlas adalah sabar, berbeda dengan sabar, terkadang tidak selamanya orang sabar akan mengikhlaskan segala sesuatu, namun dengan keikhlasan, ia akan meliputi rasa sabar yang tak terhingga.

>>