Posts Tagged ‘makkah’

smartHAJJ 1433 H. di Tanah Suci III

Lanjutan rekaman perjalanan smartHAJJ 1433 H./ 2012. Makkah - Mina - Arafah - Mina - Makkah - Jeddah.

smartHAJJ 1433 H. di Tanah Suci II

Lanjutan rekaman perjalanan smartHAJJ 1433 H./ 2012. Jakarta – Jeddah – Madinah - Makkah - Mina - Arafah - Mina - Makkah - Jeddah - Jakarta.

Oleh-oleh smartHAJJ 1432 H

Rekaman perjalanan smartHAJJ 1432 H./ 2011. Jakarta - Jeddah - Madinah - Makkah - Mina - Arafah - Makkah - Jeddah - Jakarta. 23 Oktober - 11 November 2011.

Senyum Dari Tanah Suci

Rekaman perjalanan smartHAJJ 1432 H. Madinah - Makkah - Mina - Arafah. 5 - 9 Dzulhijjah 1432 H / 1 - 5 November 2011.

Menara Jam Mekkah “Saingi” BigBen

Supremasi standar waktu internasional Greenwich Mean Time (GMT), kini mendapat tantangan dari jam raksasa yang dibangun di Mekkah. Pemerintah Arab Saudi berharap jam Menara Mekkah ini menjadi acuan 1,5 miliar muslim di dunia. Jam Menara Mekkah ini mulai berdetak pada Kamis kemarin, 12 Agusutus 2010, bersamaan dengan mulainya bulan Ramadan. Menara Jam Mekkah ini sangat mirip dengan BigBen. Jam ini bisa dilihat dari empat arah. Jam yang lebarnya 45 meter ini akan diterangi dua juta lampu LED. Pada jam itu ada tulisan Arab besar "Dengan nama Allah." Jam ini akan beroperasi dengan standar sendiri yakni Saudi Standar Waktu atau tiga jam lebih dulu ketimbang GMT. Jamnya sendiri ada di sebuah menara dengan puncaknya terdapat lengkungan bulan sabit sebagai lambang Islam. Menara ini akan dibangun setinggi 600 meter dan akan menjadi bangunan tertinggi kedua di dunia. [>>>]

NASA Scientist Said About Ka’bah

Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah adalah pusat dari planet Bumi. Fakta ini telah di diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah. Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, dia berkata, “Planet Bumi ternyata menggantung di area yang sangat gelap, siapa yang menggantungnya (?).” Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara resmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayang nya 21 hari kemudian website tersebut raib yang sepertinya ada alasan tersembunyi dibalik penghapusan website tersebut. Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di kota Mekah [>>>]

Hijrah; Inovasi Tiada Batas

Hijrah secara bahasa berasal dari kata “hajara” yang berarti pindah dari suatu tempat ke tempat yang lain, pindah dari suatu keadaan ke keadaan yang lain, atau meninggalkan sesuatu. Para ulama menyatakan bahwa dari peristiwa hijrah Rasulullah SAW, memiliki dua makna yang harus diaplikasikan dalam kehidupan kita, yaitu hijrah makani (hijrah dalam konteks tempat/fisik) dan hijrah ma'nawi (hijrah dalam konteks kandungan pelajaran yang bisa kita petik dan bersifat non fisik). Hijrahnya Rasulullah SAW adalah sebuah catatan sejarah yang sangat monumental. Perpindahan -secara fisik- tempat perjuangan yang dilakukan Nabi Muhammad bersama para sahabatnya dari Makkah ke Madinah itu menjadi starting point bagi kejayaan Islam dengan konsepsi negara yang madani di bawah kepemimpinan beliau. Hijrah adalah sebuah keputusan Nabi Muhammad yang sangat taktis dan strategis. Dalam perjalanannya mengemban wahyu Allah, Nabi memerlukan suatu strategi yang berbeda. Di Makkah, Nabi lebih menekankan penyebaran ajaran tauhid dan perbaikan akhlak. Di Madinah -setelah hijrah- Nabi Muhammad lebih banyak berkonsentrasi untuk melakukan pembinaan hubungan antarumat bergama, pendidikan, sosial, politik, dan ekonomi. [>>>]

Sebuah Perjalanan Air Mata

Perjalanan haji sering dikatakan sebagai puncak pengabdian seorang hamba kepada Tuhannya. Untuk bisa melaksanakan rukun Islam kelima ini, disamping tercukupinya dana, yang paling penting ialah kesiapan mental. Terbukti, berapa banyak orang yang dari segi finansial berkelebihan, namun manakala panggilan itu belum datang, hatinya tak sedikit pun terbetik untuk pergi ke tanah suci Mekkah, selalu saja ada alasan yang menghalangi dia untuk berhaji. Baitullah merupakan simbol pemersatu umat, karena disanalah jutaan muslim dari berbagai penjuru dunia berhimpun, dengan tujuan yang sama yakni bersujud di depan kebesaran Al-Khalik. Selama melaksanakan haji setiap individu punya pengalaman unik yang beragam. Tak jarang mereka diperlihatkan dengan berbagai keajaiban yang tidak bisa dianalisa dengan nalar, kecuali oleh kemantapan iman. Lewat kejadian-kejadian itu batin yang bersangkutan seolah disentakkan, untuk kemudian menghantarkannya pada proses pencerahan diri. [>>>]