<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>CORDOVA Travel Blog &#187; imogiri</title>
	<atom:link href="http://cordova-travel.com/blog/tag/imogiri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://cordova-travel.com/blog</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 May 2012 11:05:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Cordova Kondangan Seven (CK7) &#8211; Part 2 &#8211;</title>
		<link>http://cordova-travel.com/blog/2009/02/03/cordova-kondangan-seven-ck7-part-2/</link>
		<comments>http://cordova-travel.com/blog/2009/02/03/cordova-kondangan-seven-ck7-part-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Feb 2009 09:34:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cordova Press</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[cordova kondangan]]></category>
		<category><![CDATA[imogiri]]></category>
		<category><![CDATA[makam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cordova-travel.com/blog/?p=665</guid>
		<description><![CDATA[Air â€œBerkahâ€ Dari Puncak Imogiri Setelah kenyang dengan pemaparan BA mengenai manasik, team CK7 melanjutkan perjalanan spektakulernya. Yakni menelusuri track jalur lurus dengan pemandangan pantai Parangkusumo. Jalur yang menembus gundukan gunung-gunung pasir yang terbawa oleh angin laut itu, mengantarkan kami menuju Parangtritis. Sebuah pantai yang juga menjadi salahsatu peminat dunia mistik di perairan laut Selatan. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Air â€œBerkahâ€ Dari Puncak Imogiri</strong></p>
<p><img alt="" src="http://cordova-travel.com/blog/img/gerbang_imogiri.jpg" title="Gerbang Imogiri" class="alignnone" width="550" height="236" /></p>
<p>Setelah kenyang dengan pemaparan BA mengenai manasik, team CK7 melanjutkan perjalanan spektakulernya. Yakni menelusuri track jalur lurus dengan pemandangan pantai Parangkusumo. Jalur yang menembus gundukan gunung-gunung pasir yang terbawa oleh angin laut itu, mengantarkan kami menuju Parangtritis. Sebuah pantai yang juga menjadi salahsatu peminat dunia mistik di perairan laut Selatan. Dari arena Manasik Park menuju pantai Parangtritis hanya memakan waktu 30 menit. Saat kami tiba di pantai itu, terlihat banyak tim penyelamat baik dari kepolisian Bantul, maupun â€œBaywatchâ€-nya Parangtritis. Tidak hanya itu, banyak pula wartawan dari media cetak maupun televisi yang entah ada peristiwa apa. Selidik punya selidik, ternyata lepas beberapa waktu, ada 6 wisatawan lokal yang tergulung ombak Parangtritis. Hingga akhirnya diberitakan bahwa mereka ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa. Tidak lama kami berada di Parangtritis, selain suasana kurang mendukung, udara laut pun sudah tidak â€œakrabâ€ menyapa kami.<span id="more-665"></span></p>
<p>Perjalanan kami berlanjut pada sebuah daerah bernama Imogiri, sebelah Selatan dari arah Yogyakarta. Desa itu terlihat damai dengan ragam aktivitas masyarakat sekitar. Tidak hanya itu, masyarakat yang hidup bersampingan dengan makam para raja Jawa, Imogiri itu, terasa penuh santun dan hormat pada pengunjung. Kebanyakan masyarakat bekerja sebagai petani dan pendagang. Setelah melewati jalan setapak menuju tangga â€œSuciâ€, kami dihentakkan dengan ketinggian anak tangga guna mencapai makam raja-raja Imogiri. Menurut cerita mistik, jika tangga itu kita hitung dari awal pendakian, maka akan berubah jumlahnya ketika kita balik menghitung dari atas ke bawah. â€œMustahil!â€ ujar Roni, yang serentak diamini oleh team CK7. Tapi, nampaknya team penasaran juga dengan dongeng itu, sehingga meski bersusah payah antara pengaturan nafas dan tenaga, BA dan Dali menghitung satu demi satu tangga-tangga â€œkramatâ€ itu.</p>
<p>Wal-hasil dengan keringat yang mengguyur tubuh, team CK7 berhasil sampai di puncak pendakian. â€œJumlahnya 409 tanggaâ€, bisik Dali, yang berniat menghitung kembali saat turun nanti. Satu meter setelah tangga terakhir, dua buah gapura mirip pintu gerbang kraton-kraton di jawa sudah menyapa para pengunjung makam. Satu langkah memasuki area makam, aroma mistik sudah mulai tercium. Tepat setelah kita masuk terbentang tulisan yang menyatakan bahwa ini adalah makam Kanjeng Sultan Agung Prabu Hanyokrokusumo dan makam Gusti Pangeran Haryo Adipati Djatikusumo.</p>
<p>Lebih menarik untuk ditelusuri adalah keberadaan dua pendopo yang mengapit kiri dan kanan gerbang makam. Disana sudah berjubel orang-orang yang serius mendengar â€œPetuahâ€ dari juru makam Imogiri. Team CK7 juga sempat dipersilahkan duduk di pendopo itu, namun kami lebih memilih berputar seolah meneliti bangunan makam-makam tua. Setelah menyampaikan petuahnya, para juru kunci membagikan air putih dengan botol-botol bekas. Mereka meyakini bahwa air itu adalah rembesan langsung dari tanah para makam raja. Air itu juga diyakini akan memberikan kesehatan, dan melancarkan permasalahan hidup. Mereka meyakini bahwa air putih itu penuh dengan keberkahan. â€œKalau tahu seperti ini, saya bawa air zam-zam dari Cordovaâ€, ujar BA berbisik. Karena memang hanya air Zam-zam lah yang dapat memberikan keberkahan, sesuai dengan doâ€™a Rasulullah ketika meminum air zam-zam.</p>
<p><img alt="" src="http://cordova-travel.com/blog/img/tangga_imogiri.jpg" title="Tangga Imogiri" class="alignnone" width="550" height="236" /></p>
<p>Hanya menghapus kepenasaran, kami tidak terlalu lama berada di puncak makam raja itu. Sembari beranjak menuruni kembali anak tangga, masing-masing benak team CK7 mulai kehabisan pikir â€œKoq bisa sichâ€ makam-makam itu â€œdikeramatkanâ€ sedangkan makam-makam sahabat, istri-istri Nabi dan ulama-ulama besar di pemakaman Baqi, Madinah sangat-sangat biasa, bahkan ditandai hanya seponggah batu. Entahlahâ€¦</p>
<p>Di pertengahan tangga turun, Dali baru teringat akan rencana hitung balik tangga-tangga â€œkeramatâ€ itu. Namun akhirnya diurungkan, mengingat tubuh â€œsuburnyaâ€ akan lebih menguras tenaga jika kembali keatas. â€œAhh mungkin saja jumlah tangga-tangga itu bisa berubah, karena banyak orang yang lupa menghitung kembaliâ€. So, percayalah hanya pada Allah SWT. Raja Maha diraja, Penguasa Jagad Raya.               </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cordova-travel.com/blog/2009/02/03/cordova-kondangan-seven-ck7-part-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

