<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>CORDOVA Travel Blog &#187; hijr ismail</title>
	<atom:link href="http://cordova-travel.com/blog/tag/hijr-ismail/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://cordova-travel.com/blog</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 20:03:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>A Little bit About Hajj</title>
		<link>http://cordova-travel.com/blog/2008/11/14/a-little-bit-about-hajj/</link>
		<comments>http://cordova-travel.com/blog/2008/11/14/a-little-bit-about-hajj/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2008 08:28:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cordova Press</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[al munawarah]]></category>
		<category><![CDATA[hajar aswad]]></category>
		<category><![CDATA[haji]]></category>
		<category><![CDATA[hijr ismail]]></category>
		<category><![CDATA[ka'bah]]></category>
		<category><![CDATA[madinah]]></category>
		<category><![CDATA[smarthajj]]></category>
		<category><![CDATA[thawaf]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cordova-travel.com/blog/?p=354</guid>
		<description><![CDATA[Hari Jumâ€™at depan, insya Allah bagi smartHAJJ Cordova program Arbain sudah bisa melakukan sholat Jumâ€™at di tanah suci. Kota Nabi, Madinah Al-Munawarah menjadi pilihan pertama jemaah Cordova. Ada baiknya dalam kesibukan persiapan haji, kita menelusuri beberapa informasi mengenai keberadaan benda â€œsuciâ€ di pelataran haram. Baiklah kita mulai kupas mengenai Kaâ€™bah, yang terletak di tengah Masjid [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari Jumâ€™at depan, insya Allah bagi smartHAJJ Cordova program Arbain sudah bisa melakukan sholat Jumâ€™at di tanah suci. Kota Nabi, Madinah Al-Munawarah menjadi pilihan pertama jemaah Cordova. Ada baiknya dalam kesibukan persiapan haji, kita menelusuri beberapa informasi mengenai keberadaan benda â€œsuciâ€ di pelataran haram. Baiklah kita mulai kupas mengenai Kaâ€™bah, yang terletak di tengah Masjid Al-Haram. Kaâ€™bah secara bahasa bermakna kubus, atau bangunan yang berbentuk segi empat. Kaâ€™bah dibangun pertama kali oleh nabi Ibrahim As. Bahkan menurut beberapa riwayat shahih, sebelumnya ia dibangun oleh malaikat Jibril AS. Kaâ€™bah merupakan bangunan pertama diatas bumi (QS. Ali Imran ayat 96). Saat ini, kaâ€™bah memiliki tinggi 14 M. lebar dinding timur 10,25 M. lebar dinding utara 10,05 M. lebar dinding barat 11,05 M. dan lebar dinding selatan 10,15 M. Kaâ€™bah dengan pesona indahnya ini, sejak dibangun sampai akahir zaman nanti akan menjadi tempat perputaran thawaf. Dalam sebuah hadits riwayat Ibnu Abbas ra. Rasul Bersabda â€œSesungguhnya pada setiap hari, Allah SWT menurunkan 120 rahmat disekitar Baitullah. 60 dibagikan untuk orang bertawaf, 40 dibagikan untuk orang yang shalat, dan 20 dibagikan untuk orang-orang yang memandang Baitullah (kaâ€™bah)â€ (HR. Ibnu Abbas)<span id="more-354"></span></p>
<p>Di salah satu sudut kaâ€™bah, terdapat benda surga yang â€œdititipkanâ€ di tanah Haram. Benda itu tiada lain adalah Hajar Aswad, yang selalu menjadi rebutan dan kerumunan orang, disini juga adalah tempat start (permulaan) dan finish (akhir) dari tujuh putaran thawaf. Dalam segi bahasa, hajar aswad ini berarti â€œbatu yang berwarna hitamâ€. Biasanya untuk bisa mengusap dan mencium hajar aswad, jemaah haji selalu berdesakan dan tidak mustahil bisa menyakitkan orang, karena mendesaknya. So, jika tak bisa atau tak mampu menciumnya, janganlah terlalu dipaksakan. Cukuplah melambaikan salam dengan tangan sembari mengucapkan â€œBismillahi Allahu Akbarâ€. Suatu saat Umar bin Khattab sebelum mencium hajar aswad, ia berkata â€œHai hajar aswad! Aku tahu kau hanyalah batu yang tak dapat memberikan manfaat dan mudharat kepada siapapun. Jika saja Rasulullah SAW. Tidak mencium-mu, niscaya aku tak akan pernah mencium-muâ€.</p>
<p>Masih di area kaâ€™bah, terdapat satu tempat mustajab doâ€™a. tempat itu bernama Multazam, dari segi bahasa Multazam itu berarti â€œtempat berkomitmenâ€. Letak Multazam itu terdapat diantara Hajar Aswad dan pintu Kaâ€™bah. Rasulullah pernah bersabda â€œAntara sudut hajar aswad dan pintu kaâ€™bah disebut multazam. Tidak ada orang yang meminta sesuatu di Multazam, melainkan Allah SWT. Akan mengabulkan permintaan ituâ€. (HR. Al-Baihaqi dari Ibnu Abbas).</p>
<p>Satu lagi informasi ringan mengenai area haram yang tentunya akan Anda lalui nanti, tempat yang juga tak kalah menarik untuk diketahui adalah Hijr Ismail. Bentuknya setengah lingkaran dan di sekat dengan tembok-tembok pembatas. Dalam sebuah riwayat shahih, disanalah tapak rumah keluarga nabi Ibrahim As. Ditempat itu juga, nabi Ismail As. Tinggal semasa hidupnya. Hijr Ismail termasuk bagian kaâ€™bah, karenanya sewaktu melakukan thawaf, jangan sampai masuk atau melalui Hijr Ismail. Karena putaran thawafnya tidak dihitung (tidak sah). Dalam sebuah riwayat Abu Hurairah Ra. Rasulullah SAW pernah bersabda kepada Abu Hurairah Ra. â€œWahai Abu Hurairah, sebetulnya dipintu Hijr Ismail ada malaikat yang selalu mengatakan kepada setiap orang yang masuk dan shalat dua rakaat di Hijr Ismail itu, kau telah diampuni dosa-dosamu, mulailah dengan amalan-amalan baruâ€.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cordova-travel.com/blog/2008/11/14/a-little-bit-about-hajj/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

