Posts Tagged ‘haji’

Eksekutif Muda Mapan Surga

Kata orang, usia 40 adalah awal dari seseorang menjadi manusia yang mapan. Jika kharakternya terbentuk dengan baik, maka dipastikan ia akan terus lurus dalam kemapanan budi luhur. Sebaliknya, jika ternyata yang dibangun adalah akhlak yang kurang baik, konon setelah menembus usia berkepala empat, ia akan menuai kebimbangan dalam prinsip hidup. Langkahnya akan selalu berhadapan dengan ketidakpastian, diyakini pula ia akan menemukan jalan yang tak menentu dalam mengakhiri tujuannya,terlalu sulit untuk mengontrol diri. Dalam potret kehidupan saat kini, dua kharakter tersebut sering kita temukan. Terlebih di kota-kota besar laiknya Jakarta, kilauan kota megapolitan akan menjadi struktur rusuk jiwa yang di bentuk. Pun demikian, tak sedikit eksekutif muda yang berjiwa kokoh dalam menentukan arus hidup menghadapi masa yang dijanjikan, yakni kematian. Cordova menemukan sosok yang menjadi bagian dari komunitas para eksekutif muda mapan surga. Ia sosok yang tak pernah merasa rugi dalam menukarkan hartanya demi menghadap Rabb-Nya. Ia juga sosok yang memiliki rumus hidup “Pokoknya”, pokoknya bisa menjalankan ibadah tanpa berpikir banyak mengenai perihal duniawi. [>>>]

Rahasia Dibalik Skenario Allah SWT

Tepat di penghujung tahun 2004 lalu, ketika saya bersama rombongan mahasiswa Kairo hendak melakukan ibadah haji menggunakan kapal laut. Banyak sekali ditemukan hal-hal yang secara manusiawi tak pernah terpikirkan, namun terjadi begitu saja. Mulai dari urusan administrasi, sampai masalah non teknis yang membuat saya benar-benar yakin akan uniknya melaksanakan ibadah penutup rukun Islam ini. Bukan hanya unik, “Peranan” Allah SWT dalam menentukan para undangan-Nya pun menjadi lebih dominan. Saat itu, ketika saya beserta rekan lainnya menunggu turunnya visa dari kedutaan Saudia Arabia di Kairo. Perasaannya begitu cemas, berharap sembari bathin terus berdebar. Betapa tidak, satu hari menjelang turunnya visa, adalah hari terakhir kapal laut menuju Jeddah. Begitupun via pesawat, waktunya hanya tinggal 30 jam saja. Selebihnya, pemberangkatan via laut maupun udara diperuntukkan untuk tamu-tamu undangan kerajaan Saudia ataupun mereka yang ber-pasport diplomat. [>>>]

Estafet Four to Five

Sejak kecil setiap kita yang terlahir dengan agama Islam, telah diajarkan pemahaman dasar-dasar keagamaan. Baik itu rukun Islam maupun rukun-rukun iman. Tak ada yang menyangkal, semua mengamini lima rukun Islam itu sebagai tolak ukur keislaman seseorang, meski pada saat kecil, kita hanya bisa menghapal 5 rantai dasar Islam saja, yang (mungkin) tanpa aplikasi sebenarnya. Di penghujung Ramadhan ini, terdapat 3 rukun Islam sekaligus yang akan terlampaui oleh kita, yakni sholat, puasa dan zakat. Semuanya satu mata rantai dalam kesatuan ibadah di bulan suci. [>>>]