<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>CORDOVA Travel Blog &#187; air mata</title>
	<atom:link href="http://cordova-travel.com/blog/tag/air-mata/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://cordova-travel.com/blog</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 May 2012 11:05:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Sebuah Perjalanan Air Mata</title>
		<link>http://cordova-travel.com/blog/2008/11/10/sebuah-perjalanan-air-mata/</link>
		<comments>http://cordova-travel.com/blog/2008/11/10/sebuah-perjalanan-air-mata/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2008 08:58:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cordova Press</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[air mata]]></category>
		<category><![CDATA[makkah]]></category>
		<category><![CDATA[riyal]]></category>
		<category><![CDATA[tanah suci]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cordova-travel.com/blog/?p=338</guid>
		<description><![CDATA[Perjalanan haji sering dikatakan sebagai puncak pengabdian seorang hamba kepada Tuhannya. Untuk bisa melaksanakan rukun Islam kelima ini, disamping tercukupinya dana, yang paling penting ialah kesiapan mental. Terbukti, berapa banyak orang yang dari segi finansial berkelebihan, namun manakala panggilan itu belum datang, hatinya tak sedikit pun terbetik untuk pergi ke tanah suci Mekkah, selalu saja [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Perjalanan haji sering dikatakan sebagai puncak pengabdian seorang hamba kepada Tuhannya. Untuk bisa melaksanakan rukun Islam kelima ini, disamping tercukupinya dana, yang paling penting ialah kesiapan mental. Terbukti, berapa banyak orang yang dari segi finansial berkelebihan, namun manakala panggilan itu belum datang, hatinya tak sedikit pun terbetik untuk pergi ke tanah suci Mekkah, selalu saja ada alasan yang menghalangi dia untuk berhaji. Baitullah merupakan simbol pemersatu umat, karena disanalah jutaan muslim dari berbagai penjuru dunia berhimpun, dengan tujuan yang sama yakni bersujud di depan kebesaran Al-Khalik. Selama melaksanakan haji setiap individu punya pengalaman unik yang beragam. Tak jarang mereka diperlihatkan dengan berbagai keajaiban yang tidak bisa dianalisa dengan nalar, kecuali oleh kemantapan iman. Lewat kejadian-kejadian itu batin yang bersangkutan seolah disentakkan, untuk kemudian menghantarkannya pada proses pencerahan diri.<span id="more-338"></span></p>
<p>Salah Seorang Jamaâ€™ah menuturkan, bahwa ia tak habis mengerti kenapa begitu memasuki kota Makkah tiba tiba saja ia menangis â€œMungkin saya terharu, senang, dan bahagia. Tetapi saya memang menangis. Pokoknya saya ingin menangis, begitu! Tangisan itu terasa tulus sekali. Tiba-tiba saya merasa dekat dengan Allah SWT. Dekat sekali. Mungkin banyak orang yang merasa seperti saya. Ada rasa tersendiri, ada kekhusyukan yang begitu mendalam dan belum pernah saya rasakan selama iniâ€</p>
<p>Di sini manusia merasakan betapa kecil dirinya di hadapan kekuasaan Allah Azza wa Jalla. Banyak cerita-cerita aneh yang dialami jamaah haji. Misalnya ketika sedang khuyuk berdoa, tiba-tiba ada yang merasa seperti kena pukul. Padahal setelah dicermati dengan seksama tidak ada seorang pun yang memukul dia. Katanya, itu sebagai balasan karena yang bersangkutan di masa lalu suka memukul orang. Dan itu justru merupakan sarana untuk membersihkan diri.</p>
<p>Demikian pula dengan doa seseorang mudah sekali dikabulkan Allah Taâ€™ala. Hal ini beberapa kali dialami oleh Salah seorang Jamaâ€™ah Haji. Ketika mau pulang, ia kekurangan uang sekitar 300 Riyal. Timbul pikiran untuk menjual cincin. Tapi setelah melewati proses yang alot cincinnya cuma dihargai calon pembeli sekitar 200 Riyal. Dalam kebingungan ia kemudian berdoa.</p>
<p>â€œTanpa merasa sungkan-sungkan lagi, saya berdoa. Sederhana saja yakni minta duit kepada Tuhan. Saya berpendapat tidak ada salahnya jika persoalan-persoalan sepele diadukan pada Rabb Maha Kaya. Saya tidak merasa risih dengan doa sepele itu. Allah SWT memang mengabulkan doa saya,â€ paparnya. Saat jalan-jalan di Jabal Qubas cincinnya ditawar orang sebesar 600 Riyal, Subhanallahâ€¦</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cordova-travel.com/blog/2008/11/10/sebuah-perjalanan-air-mata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

