Wukuf 1429 Live at Cordova Head Office

Biarkanlah Kami Menangis (Part 3)

Pernahkah terpikir bahwa teknologi tele-conference dapat bermanfaat bagi jemaah haji di padang Arafah (?) Yah, dengan teknologi wi-fi, Cordova dapat merealisasikan sebuah moment terpenting dalam pelaksanaan haji. Kerinduan yang terhujam dalam sanubari smartHAJJ Cordova bisa sedikit terobati dengan bertatap muka langsung bersama sanak keluarga di tanah air. Acara yang berlangsung selama 5 jam, di halaman kantor Cordova itu, menyisakkan perasaan haru diantara keluarga jemaah yang hadir menyaksikan “Cordova Wukuf Live”. Betapa tidak, setelah pelaksanaan khutbah Arafah, doa bersama yang diikuti doa-doa permohonan masing-masing diri, serta dilanjutkan permohonan maaf diantara jemaah Cordova di Arafah, ada sebuah moment yang menusuk jiwa mengkoyak rasa di area kantor Cordova. Perasaan yang terbenam dalam jiwa itu pecah diantara gema takbir yang saling bertautan. Lihat saja bagaimana Sasya, putri dari pasangan Bapak Fujiyama dan Ibu Rahmi, menanyakan kabar kedua orangtuanya sembari mata berkaca. “Mami…Sasya kangen mami…”, spontan apa yang terasa oleh Ibu Rahmi akan sama dengan apa yang dirasa oleh orangtua siapa saja yang jauh dengan buah hatinya. Terlebih ia berada dalam dekapan cinta bumi Arafah. [>>>]

The Memory of Arafah

Satu hari setelah saya melaksanakan Wukuf di Arafah tahun lalu, seorang jemaah Cordova bertanya. “Mas, apa betul waktu wukuf kemarin banyak kawanan hewan kera yang turun dari gunung (?) Lalu ketika waktu wukuf berlangsung secara berkelompok mereka membentuk barisan dan berdiam sampai akhir wukuf tiba, apa mereka juga berwukuf Mas (?) Mendengar pertanyaan itu, saya hanya bisa menjawab, betul saya dan juga banyak jemaah yang melihat kera-kera yang turun dari gunung sebelum waktu wukuf, jumlah mereka banyak. Dan ketika dzuhur tiba, mereka kembali ke atas gunung. Masih terlihat oleh mata telanjang, mereka berkumpul laiknya sebuah kumpulan pengajian dan berdiam diri. Setelah usai waktu wukuf, saya masih melihat mereka kumpul berkelompok-kelompok. Untuk pertanyaan jemaah tadi, saya hanya bisa menjawab, “mungkin” mereka ikut wukuf juga ibu. Karena secara bahasa wukuf artinya; berhenti atau berdiam. Konon menurut Syaifudin, muthawif Cordova di KSA, kera-kera itu biasanya turun dari pegunungan Thaif. [>>>]

The Biggest Meeting in The World

Nampaknya kita sepakat, jika para hujaj yang berada di padang Arafah adalah sebuah pertemuan terbesar di jagad raya. Bukan hanya orang muslim, orang diluar muslim pun nampaknya setuju jika keberadaan umat Islam yang berkumpul di satu padang itu adalah terbesar di dunia. Perhatikan saja, jumlah nasrani yang berkumpul di vatikan, untuk merayakan kelahiran yesus, atau sekedar ceremony pengukuhan Paus baru, jumlahnya tidak sampai 2 juta orang, atau mungkin jauh dari angka jutaan. Begitu juga dengan Pentakosta, hari raya Yahudi selama tujuh minggu itu tidak pernah menembus angka jutaan. Kesatuan jiwa yang berkumpul pada satu titik kesucian tanah Arafah ini, adalah gambaran manusia yang kelak akan dikumpulkan di Padang Mahsyar. Lautan putih dengan satu pengharapan suci, menjadi sebuah syiar Islam terbesar guna meninggikan kalimat Allah SWT. Di muka bumi. Kesatuan tauhid, kesatuan ibadah, kesatuan warna, dan kesatuan tempat menjadi fenomena yang luar biasa. Amazing! Jumlah yang besar dalam satu tempat, dengan satu keimanan mampu menundukan jiwa, melembutkan hati dan menyatukan rasa. [>>>]

The Best Ten Days at Dzulhijjah

Dalam setiap hitungan tahun, Allah SWT. Menempatkan hari-hari agung untuk terus men-charge- spirit keislaman kita yang selalu luntur oleh noda dan dosa. Setelah bulan penuh ampunan usai, yakni bulan suci ramadhan. Kini kembali bergulir bulan Dzulhijjah yang juga terdapat hari-hari special tuk kembali menyegarkan spirit keagamaan. Dalam sebuah hadits shahih, Rasulullah SAW pernah bersabda “Tiada hari yang paling agung di sisi Allah dan dicintai-Nya untuk beramal di dalamnya daripada sepuluh hari (Dzulhijjah) ini. Maka, perbanyaklah tahlil, takbir, dan tahmid.'' (HR. Bukhari). Dzulhijjah termasuk bulan yang diperlakukan secara khusus oleh Allah SWT. Ia menjadikannya sebagai bulan haram. Bulan yang di dalamnya umat Islam diharamkan melakukan perang dan pertumpahan darah. Bahkan, sepuluh hari pertama Dzulhijjah merupakan waktu yang paling utama pada bulan ini. Dalam Alquran, Allah berfirman, ''Demi fajar dan malam yang sepuluh.'' (QS. 89:1-2). Ibnu Katsir menerangkan bahwa yang dimaksud malam sepuluh adalah sepuluh hari pertama pada bulan Dzulhijjah. Sumpah Allah atas sepuluh hari pertama bulan ini menunjukkan kemuliaan hari-hari tersebut. [>>>]

Special Present From Cordova

Mungkin tak pernah terpikirkan oleh smartHAJJ Cordova, betapa kasih-sayang Allah tak pernah berhenti menyapa mereka. Tanah suci yang didambakan sebagai pijakan penebus dosa begitu “ramah” menyambut mereka. Betapa tidak, baru saja kaki melangkah mengukir jejak Salafus Shaleh di kesucian tanah Allah SWT. Mereka benar-benar disambut bak ksatria yang hendak berjuang di medan tempur. Bukan untuk berbusung dada, bukan pula untuk berujub ria, semua yang Cordova persembahkan hanyalah karena mereka tamu-tamu istimewa, yang secara langsung diperkenankan Allah SWT untuk menghadiri undangan-Nya. Sewajarnya, persembahan istimewa itu patut mereka dapatkan. [>>>]

Arab Saudi Tambah Check Point

Makkah - Untuk menjamin optimalnya pelayanan para tamu Allah dari berbagai penjuru dunia, pemerintah Arab Saudi memperketat pemeriksaan izin haji bagi penduduk Makkah, mukimin dan jamaah haji paspor hijau. Beberapa jalur menuju kota Makkah ditambah ruang pemeriksaan check point (taftis) dibanding pada hari-hari normal. Jalur Jeddah-Makkah yang biasanya hanya ada 1 kali check point di daerah Sumaisy (27 km menuju Makkah), saat ini ditambah 2 lagi tempat check point. [>>>]

How Are U Today Allah’s Guest (?)

Mengetahui kabar atau informasi dari orang yang dicinta adalah sebuah harapan bagi setiap insan. Melalui media apapun, dengan biaya berapa pun, informasi kerap menjadi sebuah kebutuhan hidup. Ia akan ditebus melalui cara apa saja. Bagaimana jiwa terasa tenang kala informasi dari orang yang disayangi cepat ter-akomodir. Terlebih ketika orang bersangkutan berada dalam dekapan hangat bumi An-biya, yang penuh dengan cahaya keberkahan. Atas izin dan rahmat-Nya, smartHAJJ Cordova program Arbain telah mendarat, menapaki sucinya perjalanan haji. Hari Kamis, (20/11) pukul 13.30 Waktu KSA, atau bertepatan dengan pukul 18.30 WIB, menjadi sebuah awal pengharapan para “Holy Guest” tuk mendapatkan segenap cinta dari Dzat Maha Kuasa. [>>>]

Haji; Pembuktian Totalitas Cinta

Tiba waktunya untuk mulai beranjak menuju sebuah perjalanan suci, tak ada lagi sebuah peristiwa yang memberikan kekuatan spiritual terkecuali satu tahapan kesucian, yakni perjalanan haji. Air mata yang teramat deras memberikan kekuatan jiwa tuk sekedar membendung harapan yang kian tak terbendung. Harapan seorang hamba yang “terkapar” dalam penantian suci. Kian meluas pada jiwa manusia muslim yang teramat rindu akan kemulyaan Baitullah. [>>>]