Recent Articles
One morning at Cave
Feb 16, 2010 Inspiration Leave a comment
Biasanya diluar jam kantor, kami selalu mengadakan pertemuan santai, atau obrolan ringan bersama sosok paling berpengaruh di Cordova malam hari. Membicarakan tema-tema hangat seputar aktivitas hidup, dan kadang mengarah pada sebuah hikmah kehidupan. Meski ‘liar’, namun selalu –saja- ide yang bergulir membuat inspirasi banyak orang tuk melakukan hal-hal yang sebelumnya tak pernah terpikirkan. Namun, pertemuan –yang sesungguhnya sangat dirindukan setiap staf Cordova itu- berlangsung pagi hari. Kebetulan pagi itu sudah nampak, sosok muthawif Cordova di KSA, Ust. Masyhun Bahrain, yang tahun ini berlibur ke tanah air bersama keluarganya. Memang Cordova memiliki program “We Love Muthawif”, atau lebih dikondisikan setiap tahunnya Muthawif secara bergilir mudik ke Tanah Air, merasakan bersama bagaimana tautan hati terbangun antara Cordova Jakarta dan KSA. Bertukar pengalaman serta sharing mengenai hal-hal dalam melayani jemaah, tak luput dari pembicaraan santai di pagi itu. Ada hal yang –menurut saya- sangat menarik untuk dicerna dalam obrolan itu, yakni mengenai “Pelayan Allah”, yah jika sebagai travel haji, atau muthawif di tanah suci, kita selalu menyebut, bahwa kita sebagai pelayan tamu-tamu Allah nan agung. Ada sebuah semangat untuk memberikan pelayanan yang istimewa, karena –memang- mereka adalah tetamu Allah yang mulia. Doa dan harapannya menjadi sangat terkabul. >>
Kebersamaan Hati
Feb 16, 2010 Inspiration, smartTIPS Leave a comment

Satu diantara bagian yang membuat kita nyaman dalam suatu perjalanan adalah pelayanan yang istimewa. Menyatu, berbaur dan tak segan menceritakan seputar yang terjadi di sebuah destinasi yang belum kita tahu secara detail. Pelayan yang sigap dan cerdas akan sangat memperhatikan situasi dan kondisi agar perjalanan kita benar-benar terasa menyenangkan. Tidak hanya dalam kondisi stabil, saat perjalanan terancam pahit pun, ia kan utarakan dengan proporsional tanpa rasa panik. Terlebih jika perjalanan itu menuju Tanah Suci, tentunya para pelayan menjadi sangat dominan untuk membimbing dan mengarahkan jemaah agar tujuan sucinya tergapai dengan sempurna. Karenanya, kerjasama antara pelayan dan jemaah guna mencapai tujuan mulia itu menjadi hal yang sangat urgent. Mindset bahwa sebagai tamu adalah raja dalam mendapatkan pelayanan sempurna adalah benar, tetapi proses mendapatkan pangkat tersebut di tanah suci harus melalui tahapan “Kesucian hati”. Artinya, sejak awal menuju titik suci Baitullah, kita merancang hati agar menjadikan pelayan (muthawif) sebagai partner menggapai kemabruran. Menaklukan sisi keegoisan diri, menjawab jujur “Who I am” dihadapan Rabbi, dan menanggalkan segala pernik jabatan duniawi. Sehingga proses menuju kemabruran akan lebih mudah tergapai. Tak aneh jika seorang raja Arab menyatakan dirinya sebagai pelayan dua kota suci, ini menandakan bahwa melayani tamu agung adalah sebuah tugas mulia. >>
Dzalim + Fitnah = Lebay
Feb 12, 2010 Inspiration Leave a comment
Anda mungkin heran dan sedikit mengerutkan kening saat membaca tema diatas terdapat di sebuah website Cordova –yang notabene sebagai media seputar haji dan umrah-. Tetapi, disinilah justru letak perbedaan media Cordova yang senantiasa concern dengan segala dinamika kehidupan umat Islam, tidak melulu harus terpaku pada permasalahan haji dan umrah. Tapi dengan website ini, pembaca dapat berkhayal menembus segala batas yang “menyekat”. Termasuk dengan artikel ringan ini, Anda akan tahu bahwa dipelosok negeri ini, akan banyak ditemukan sosok-sosok liar penyebar kedzaliman dengan kelihaian seni kata yang berujung benih-benih fitnah. Tentunya ia lakukan semuanya hanya untuk ke-eksis-an dirinya dimata khalayak ramai. Meski terbungkus rapi dengan busana muslim, tidak menjadi jaminan bahwa manusia itu rapi dengan watak dan kharakter seorang muslim taat. Bisa jadi ia hanya bertopeng untuk mengkamuflase kebejadan moralnya. Terlebih jika yang melakukan serangan-serangan fitnah kepada Anda itu seorang wanita, maka dapat dipastikan ia akan mengeluarkan jurus-jurus berbau pembenaran. Mengaku terdzalimi lah, mengaku difitnah lah dan seterusnya. >>
AMPHURI Berubah Jadi HIMPUH
Feb 11, 2010 News Leave a comment
Jakarta– Mengakhiri perseteruan, organisasi penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) akhirnya AMPHURI (Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Indonesia) pimpinan Baluki Ahmad merubah nama menjadi HIMPUH (Himpunan Penyelenggarara Umrah dan Haji). “Kami sepakat merubah nama, yang penting kondisi organisasi berjalan baik,” kata Ketua Umum HIMPUH, Baluki Ahmad kepada wartawan pada Musyawarah Kerja ke-1 HIMPUH di Jakarta, Kamis (11/2). Seperti diketahui, AMPHURI adalah organisasi PIHK dahulu ONH Plus yang didirikan 15 Oktober 2006, sebagai wadah tunggal dari tiga organisasi PIHK, yaitu AMPUH (Asosiasi Muslim Penyelenggara Umrah dan Haji), AMPPUH (Asosiasi Muslim Penyelenggara Perjalanan Umrah dan Haji) dan SEPUH (Serikat Penyelenggara Umrah dan Haji). Menteri Agama saat itu, Muhammad Maftuh Basyuni meminta ketiga organisasi tersebut melebur menjadi satu, para pengusaha haji plus sepakat membentuk AMPHURI. Namun muncul perpecahan dalam tubuh AMPHURI ada yang dipimpin Baluki Ahmad, dan satu lagi dikomandoi Fuad Hassan Masyhur. >>
Mengenal Lebih dekat Masjid Tionghoa
Feb 10, 2010 News Leave a comment
Lokasinya yang berada di kawasan pecinan membuat masjid ini begitu strategis untuk warga etnis tionghoa yang ingin tahu lebih dalam tentang Islam. Tidak heran, masjid ini menjadi wadah masuk Islamnya warga etnis cina di Jakarta. Namanya masjid Lautze. Nama itu mengikuti tempat lokasi masjid yang terletak di jalan Lautze nomor 87 sampai dengan 89, belakang gedung Pasar Baru Jakarta Pusat. Letaknya di antara ruko yang berjejer di jalan itu. Kalau dilihat dari luar, Masjid Lautze nyaris tidak seperti masjid umumnya. Tanpa kubah, tanpa kaligrafi, dan bangunannya berbentuk ruko yang lebih mirip toko atau kantor bisnis lainnya. Warna pintu pun merah solid yang hampir tidak satu masjid pun memilih warna itu untuk ornamen bangunannya. Hanya bentuk pintunya saja yang menyerupai masjid umumnya: berbentuk elips di bagian atas. Begitu pun ketika memasuki masjid. Warna merah dan kuning keemasan bertaburan di mana-mana, layaknya kelenteng. Bahkan di dekat mimbar, terdapat tulisan kaligrafi ayat-ayat Alquran dari bahan kertas yang dibuat dengan teknik kaligrafi Tionghoa klasik. Hal ini –tentunya- dimaksudkan agar jamaah masjid yang sebagian besar mualaf tionghoa tidak merasa asing dengan suasana masjid. >>
Spritual Journey; Turki Edition
Feb 8, 2010 Inspiration Leave a comment
Menjelajah Negeri Ribuan Kubah
Selain Kairo, Jordania, Palestina, Dubai, Hongkong, Bangkok dll. Cordova juga konsen dengan program Spritual Journey, plus Istanbul. Negeri Ribuan Kubah ini menjadi destinasi yang sangat fantastik. Suatu negeri impian yang kerap mengundang decak kagum setiap orang menyaksikan keindahannya. Meski mengidentikkan diri sebagai Negara sekuler, nuansa keislaman di Turki sangat kental terasa. Letak geografi yang berada di dua wilayah benua Asia dan Eropa ini, menjadi kawasan Turki sangat strategis untuk dikunjungi wisatawan dunia. Negeri tua yang sempat menjadi kejayaan Islam selama rentang 1300 – 1918 Masehi itu, menempatkan Turki sebagai punggawa arsitektur keislaman yang sejajar dengan Negara ber-peradaban tua lainnya. Ankara adalah ibukota Turki, tetapi kota terpadat dan banyak dijadikan destinasi para pengunjungnya adalah kota Istanbul. Kota damai yang terbentang sebuah selat indah membelah dua perairan antara Asia dan Eropa, Bosphorus itu begitu indah. Pun saat kaki Anda melangkah, arahkan pada satu fenomena keindahan bangunan masjid berarsitek canggih. Sebuah masjid yang kesohor itu adalah masjid Sultan Ahmet, atau Blue Mosque (Masjid Biru). Masjid dengan enam menara itu menjadi monument paling terkenal diseantero Turki dan Dunia. >>
Spritual Journey; Egypt Edition
Feb 6, 2010 Inspiration Leave a comment

Eksplorasi Jejak Purba
Berpetualang ke negeri orang memang menakjubkan, terlebih jika negeri itu kaya dengan situs purbakala dan world heritage-nya. Selain menikmati aura kuno, kita juga mampu menjelajah alam pikir saat bangunan kuno terjejaki. Merasakan getaran rasa yang menerpa saat kita berbaur dengan adat dan budaya setempat. Tahun 2009 lalu, Cordova turut menghantar smartUMRAH plus kota Kairo dan Alexandria. Banyak hal menarik untuk diceritakan pada anak, cucu dan kerabat dari Negeri kuno itu. Meski mengejar waktu yang padat di Kairo, namun tujuan singgah di beberapa destinasi yang menarik dan langka menjadi kepuasan tersendiri. Itinerary yang beda dan fasilitas yang berkelas menjadikan perjalanan menuju Negeri Seribu Menara itu semakin bermakna. Berlayar di sungai Nil, dengan pernik malam kota Kairo itu mengawali perjalanan mereka di Mesir. Esoknya, peserta menembus padang menuju Alexandria, sebuah kota pesisir pantai Mediterian yang sangat eksotis. Mengunjungi benteng pertahanan Mesir diatas laut, menyempati berkunjung ke Library, sebuah perpustakaan Alexandria terbesar didunia. Juga merasakan bagaimana getaran religius diantara makam-makam Nabi Daniel dan Lukman Hakim. Selain itu, mereka mengunjungi Sound and Light Show Pyramida, sebuah pertunjukan tentang sejarah dibangunna Pyramida dan Sphink, langsung didepan Pyramida Giza dengan kemegahan lampu-lampu yang bersinar. >>

