Archive for the ‘Motivasi’ Category

Today For Tomorrow

Selalu ada hal yang menarik ketika saya memperhatikan status profile dari list contacts BlackBerry, terlebih status itu berasal dari orang yang sangat saya kagumi. Di dalamnya, banyak pembelajaran yang tak pernah ditemukan di ruang-ruang publik, dan teramat sayang jika dilewatkan begitu saja. Karena, setiap berapa waktu, status itu akan terganti oleh kalimat lain yang maknanya tak kalah dahsyat dari sebelumnya. Jika dikumpulkan, saya yakin, ‘catatan [>>>]

Never Give Up

Sudah dua pekan lebih kiranya kami kembali menyaksikan bagaimana geliat rasa yang berlabuh dari sosok Bapak kami di Cordova. sebenarnya, bukan pertama kali kami saksikan ‘fenomena’ ini, karena memang setiap musim haji tiba, ia menjadi sosok yang benar-benar misterius, sulit tuk di terka, terlebih menampung asa yang bergejolak dalam pikirannya. Meletup-letup, fluktuatif bahkan cenderung memuncak ketika menyaksikan lengahnya kami dalam memberikan pelayanan terbaik untuk smartHAJJ [>>>]

Berani Berpikir Beda

Dunia sedang dirundung duka, yah terutama mereka yang mengenal dan menggunakan buah karya sang visioner, Steve Jobs. Sosok inovator yang mampu mengubah dunia dengan pikirannya itu meninggal setelah lama berjuang melawan kanker pankreas. Rasanya kita tidak bisa menafikan karya fenomenal-nya, -meski berbeda keyakinan- tetapi secara jujur, product yang diciptakannya sangat banyak membantu jutaan manusia dalam membangun sebuah peradaban, yang membuat revolusi informasi, sehingga tidak hanya [>>>]

Before The Last Cry

Kehidupan adalah sejarah keberadaan manusia di muka bumi yang selalu berulang dari masa ke masa. Berbagai kaum datang silih berganti. Setiap generasi lahir dengan berbagai karakter dan warnanya yang menghiasi semesta. Beragam ulah perilaku telah mereka lakukan di muka bumi. Ragam peradaban dan budaya telah mereka tinggalkan menjadi warisan anak cucu keturunan mereka. Namun proses pergantian suatu kehidupan, seringkali luput dari perhatian kita. Umur manusia [>>>]

Manusia Tak Bernilai

Saat lebaran kemarin, -tentunya- banyak cerita dari setiap kita. Kisah yang menggambarkan bagaimana ritual kemenangan itu berlaku pada setiap orang yang merayakannya. Bahkan dikampung saya, non-muslim pun ikut merayakan dengan mengunjungi setiap rumah untuk sekedar ‘salaman’ dan membagi-bagi parcel. Pada hari itu, semua saudara dan kerabat saling berbagi rasa, saling membawa makanan, tidak jarang juga diantara kita saling membagi amplop untuk anak-anak kecil yang ceria [>>>]

Pemenang Sejati

Arthur Ashe adalah petenis kulit hitam dari Amerika yang memenangkan tiga gelar juara Grand Slam; US Open (1968), Australia Open (1970), dan Wimbledon (1975). Pada tahun 1979 ia terkena serangan jantung yang mengharuskannya menjalani operasi bypass. Setelah dua kali operasi, bukannya sembuh ia malah harus menghadapi kenyataan pahit, terinfeksi HIV melalui transfusi darah yang ia terima. Seorang penggemarnya menulis surat kepadanya, "Mengapa Tuhan memilihmu untuk [>>>]

Allah Ingin Kita Juara

Pada suatu kesempatan seorang teman pernah bercerita, bahwa dalam segala hal dirinya tidak bisa menjadi orang nomor dua di komunitasnya. Maksudnya, ia selalu harus menjadi pemenang dalam setiap bidang. Baik dalam kejuaraan olahraga, struktur organisasi, terlebih dalam peringkat akademis di kelasnya. Bertarung mendapatkan kursi teratas adalah sebuah kelaziman yang harus ia peroleh dimana dan kapan pun. Dalam kehidupannya, ia sangat memerlukan rasa ‘menaklukkan’, suatu rasa [>>>]

The Power of Doa

Catatan ini diawali dari sebuah tangisan pada icon BBM (BlackBerry Messenger) seorang calon tamu Allah. Tangisan yang mencerminkan pada rasa cinta dan rindu yang melanda di setiap gerak aktivitas hidupnya. Meski hanya berbentuk icon ‘Cry’, namun sangat terasa betapa ia benar-benar merindukan hari Arafah. Setiap kata yang tertulis pada layar kecil itu sangat menyentuh jiwa, sangat tampak gejolak rasa yang diungkapkannya. Begitu lirih, namun penuh [>>>]

The Evil Spirit

Dalam kondisi puasa seperti sekarang, terkadang jiwa lebih bertoleran pada aktivitas yang tak biasa. Masuk kerja siang, lemas-lunglai, dan berkurangnya segala semangat yang terpancar seperti pada bulan selain Ramadhan. Namun, lebih menghina-kan lagi, jika semua alasan itu hanya karena sedang mengerjakan puasa. Ketika hal itu terjadi, -sejatinya- kita segera meniru apa yang musuh sejati kita lakukan. Semangat yang setan luangkan pada darah manusia, sulit terbendung [>>>]