The Amazing Words

Makna “Iqra” atau Bacalah! Yang Rasulullah terima sebagai wahyu pertama, memiliki kandungan yang sarat akan makna. Bukan hanya sebuah tuntutan kewajiban untuk membaca suatu fenomena alam yang terjadi, tetapi lebih dalam untuk berpikir dan belajar pada setiap kejadian yang menimpa. Segala sesuatu disekitar kita –sesungguhnya- adalah hal yang harus di “Iqra” untuk mengendalikan arah hidup kita. Pun demikian dengan beberapa “Kata” yang diyakini bisa memberikan arti dan pandangan hidup kita. Salahsatu kata yang –mungkin- dapat merubah pandangan saya dan Anda adalah kata “Terima Kasih”. Yah, kata Terima kasih, Syukran, Thank you, Hatur nuhun, Kamsia dll, adalah kata-kata yang sering kita lupakan saat menerima bantuan dari orang lain. Mungkin, bagi sebagian orang sangat sulit mengucapkan kalimat itu. Kenapa (?) Karena “Terima Kasih” Membutuhkan ketulusan, “Terima Kasih” membutuhkan kehangatan tatap mata, dan sentuhan kasih jiwa yang membalutnya. Tentunya kita menyadari, bahwa sebenarnya bantuan yang diberikan orang lain kepada kita –apapun itu- tidak akan bisa tergantikan. Banyak orang berusaha “Membalas Budi” kepada orang lain, tetapi sering kali hal ini malah melahirkan kekecewaan bahkan perselisihan. Kenapa (?) Karena tidak akan ada budi yang bisa terbalaskan.

Allah SWT telah merakit dua kata ini untuk kita. “Terima Kasih”! Dua kata ini sudah mewakili semuanya. Dua kata ini sudah mewakili balasan apapun yang pernah diberikan oleh orang-orang disekitar kita. Kata “Terima Kasih” yang kita ucapkan mewujudkan bahwa pertolongan yang kita berikan adalah pertolongan yang tak terbalaskan, pertolongan yang sangat berarti bagi hidup dan perjalanan kita. Jika kita balik bertanya, sudah berapa lama kita mulai ‘Lupa’ mengucapkan kata-kata ini kepada orang tua, teman, atasan dan bahkan Allah SWT (?)

Saya jadi teringat – ketika saya melangsungkan pernikahan- yang berarti mengawali kehidupan baru bersama ‘orang lain’. Saya bersujud dan berterima kasih kepada ibu saya, yang telah menjaga dan membiayai hidup saya dari kecil. Dan tahukah apa yang terjadi (?) kami menangis bersama, yah bersama semua keluarga besar ibu dan istri saya. Semuanya melebur dengan kasih sayang yang semakin kental, melekat dengan sebuah keharmonisan cinta. Menyeruak pada setiap bathin yang bersemi dengan rona yang sangat istimewa. Saya semakin yakin bahwa “Terima Kasih” juga mempunyai kekuatan dahsyat yang luar biasa.

Terima kasih dapat membuat kita belajar menghargai orang lain, dapat membuat kita ‘berdamai’ dengan sesama, dengan alam dan tentunya dengan Tuhan Alam Semesta, Allah SWT. Terima kasih, kata simple dari makna Syukur. Semakin kita bersyukur, maka semakin besar kekuatan yang dapat merubah hidup kita.

To be continued…


Kategori

Tag

Komentari artikel ini: