Hongkong; Awal Destinasi 2010

Bulan pertama tahun 2010 diawali dengan keberangkatan peserta program Cordova Holiday Journey. Program yang didesain khusus menuju ‘amazing place’ sesuai request dan impian jemaah dibelahan dunia. Menjadi suatu yang luarbiasa, jika perjalanan itu dilandasi dengan suguhan program yang menarik dan ciamik. Polesan pada dresscode maupun agenda perjalanan yang detail dapat menjadi nilai lebih untuk mendapatkan informasi dan kenyamanan traveling. Untuk tahun ini, Cordova Holiday Journey menuju Kota Hongkong, Macau dan Shenzhen. Tiga kota dataran Asia-China yang akan memanjakan Anda dengan gemerlap dan keindahan kotanya. Setelah berapa destinasi dibelahan kota dunia, saatnya Hongkong menjadi destinasi pilihan peserta Holiday. Meski cuaca dingin menerpa, tak menyurutkan mereka untuk bersama menikmati perjalanan indah bersama Cordova, tentunya sembari belajar dari keragaman. Bagaimana adat, bahasa dan susunan kota yang tentunya banyak melahirkan inspirasi untuk bisa menciptakan inovasi dalam bentuk apapun. Jika saat ini, di Hongkong suhu terendahnya mencapai 17 o Celcius, maka di kota Shenzhen kedinginannya mencapai 3o Celcius. Semua perangkat menuju tiga kota itu, tentunya jauh hari telah disiapkan oleh Cordova dan –tentunya- oleh peserta. Bagi peserta muslim, jangan pernah khawatir mengenai makanan atau meal saat Anda mengunjungi ke pelosok dunia, bahkan ke suatu tempat yang minim penduduk muslimnya sekalipun. Cordova berusaha memberikan sesuatu yang berbeda dengan tanggung-jawab sebagai travel yang menjung-jung tinggi nilai-nilai keislaman (Baca; Travel Islam).

Saat ini, 58 peserta Cordova Holiday Journey sedang menuju kota Macau, setelah asyik menghabiskan panorama Victoria Peak, sebuah dataran tinggi yang memberikan pemandangan indah kota Hongkong dari kemarin malam. Peserta menembus semenanjung Kowloon yang indah itu menggunakan kapal Ferry. Jika Anda sering menyaksikan laga-laga Asia semacam Film-film Jacky Chan, maka khayalan Anda pada kota ini semakin kagum. Begitu indah, begitu bersih dan terawatt. Tak aneh, jika setiap tahunnya, tempat seperti Victoria Peak dikunjungi 6 juta orang.

Jika Anda berasumsi kota Macau adalah kota dan syurga para penjudi, maka Anda tidak salah, karena kasino dan permainan judi yang terdapat di Macau, disinyalir terbesar setelah kasino Las Vegas, USA. Tidak sedikit devisa yang diraup oleh kota ini dari hasil perjudian itu, tetapi tidak setiap yang mengunjungi Macau –tentunya- akan bermain dan menghabiskan bekalnya di meja dan permainan judi. Masih banyak panorama alam dan keindahan bangunan-bangunan bersejarah di kota ini.

Pada Juli 2005, “Pusat Sejarah Macau” dimasukkan ke dalam daftar warisan dunia (World Heritage List) UNESCO, mengakui warisan arsitektur yang berbaur di tengah-tengah struktur asli kota Macau, saksi dari sebuah kebersamaan budaya Timur-Barat. Setelah mengelilingi dan menjelajah Macau hingga esok petang, peserta akan menuju Kota Shenzhen, menyebrangi perbatasan Gongbei. Salahsatu kota di dunia yang tak kan pernah menyesal untuk kita singgahi. So, dapatkan semuanya di Cordova!


Kategori


Komentari artikel ini: