Amazing Hongkong

Tidak lama lagi, peserta Holiday Journey Cordova akan menuju sebuah destinasi yang mengagumkan. Sebuah tempat yang –tentunya- menjadi salahsatu impian banyak orang tuk menelusurinya. Hongkong fitur memiliki ragam karakter campuran, akibat dari pendudukan Inggris yang panjang dan besar pengaruh Cina. Sebagai Negara Cina, Hongkong menyediakan tempat-tempat yang berbalut nuansa Cina yang dilapisi sentuhan Barat. Siapa yang tidak mengenal Victoria Peak, sebuah gunung tertinggi di Hongkong. Letaknya di daerah bagian Barat Hongkong dengan tinggi 552 Meter. Area ini adalah salah satu objek wisata yang paling popular di Hongkong. Dengan 6 juta orang mengunjunginya tiap tahun. Hal menarik juga adalah saat kita melewati area ini dengan Peak Tram, sebuah kereta funicular yang dapat menembus pandangan kita pada indahnya pemandangan pulau Hongkong dan semenanjung Kowloon. Disana, kita akan dimanjakan dengan ragam keindahan alam dan sentuhan bangunan-bangunan indah. Dari sana kita akan berlayar menggunakan ferry menuju Macau. Jika kota ini kurang terkenal, bukan hal yang aneh, pasalnya untuk mencari kota Macau di peta dunia sedikit sulit. Mungkin karena area-nya sangat kecil luasnya hanya 27,3KM saja.

Macau sering disebut dengan kota judi Asia, yah area judi terbesar di Dunia setelah Casino di Las Vegas. Sadar tak mungkin selamanya menggantungkan magnet perjudian untuk menggaet wisatawan, kini Macau sudah menggalakkan pariwisata. Macau sudah sangat jauh berbeda, bangunan-bangunan nan cantik dengan tempat rekreasi yang sangat menarik. Tentunya, datang ke Macau, tidak selalu diidentikan untuk ikut nimbrung di arena judi atau menjadi member di tempat haram itu, tetapi menyaksikan bagaimana keindahan kota kecil ini bisa menciptakan tempat wisata yang luar biasa.

Setelah asyik menikmati bagaimana keindahan kota Macau yang –mungkin- hanya bisa disaksikan dalam layar kaca melalui laga-laga Asia-nya, peserta akan menuju sebuah kota yang tak kalah menariknya, yakni Shenzhen. Kota ini terletak di provinsi Guandong, berada di bagian Tenggara Cina dan berbatasan langsung dengan Hongkong. Kota dengan luas 2.020 KM (atau sekitar tiga kali luas kota Jakarta) ini merupakan satu dari lima kawasan ekonomi khusus di Cina. Di kota ini, perusahaan teknologi tinggi dan berorientasi ekspor mendapat berbagai kemudahan dan juga keringanan pajak. Tak ayal jika pertumbuhan ekonomi di kota ini begitu fantastis, bahkan konon merupakan kota yang tumbuh tercepat di seantero jagad.

Peserta Holiday Journey Cordova akan berkeliling kota Shenzhen akan disajikan pemandangan berupa gedung-gedung yang menjulang tinggi, jalanan yang mulus namun tak disertai kemacetan. Mobil-mobil mewah, bus kota yang nyaman, kereta api bawah tanah yang menjangkau seluruh kota, dan sepeda listrik yang saling “berseliweran” dijalur khusus. Hebatnya, tidak terlihat sama sekali polisi yang mengatur lalu lintas di jalanan. Namun kamera pengintai tersebar di banyak tempat dan fasilitas umum. Kita juga tidak akan menemui mobil butut di kota ini, karena pemerintahnya membatasi usia kendaraan tak lebih dari sebelas tahun saja. Bisa jadi “Mobil Bekas” dari sana malah menjadi rebutan untuk dipakai di Jakarta. Sekali lagi –mungkin saja-.

Masih banyak tentunya tempat-tempat wisata pada destinasi Cordova kali ini, banyak pelajaran yang akan kita temukan disini. Sehingga pepatah Arab yang mengatakan “Carilah ilmu walau harus ke negeri Cina”, bisa saja substansi dari Negeri Cina ini adalah bagaimana gigihnya penduduk Cina untuk berjuang hidup, atau -mungkin juga- karena letak territorial yang jauh dari negeri Arab.


Kategori


Komentari artikel ini: