Keep Mabrur in The Real Life

Ahad, 06/12 – Soekarno-Hatta, Cengkareng-Banten

Tepat pukul 15.00 WIB, keluarga smartHAJJ Cordova sudah berkumpul di pintu keluar E-3, lantai dasar Bandara Soekarno Hatta. Kabar pesawat yang terlambat landing sekitar dua jam dari jadwal awal telah didapat melalui fasilitas SMS Gateway Cordova sebelumnya. Namun animo dan kerinduan yang tinggi dari sanak keluarga yang ditinggal, menjadi sebuah fenomena “rasa” yang sulit digambarkan. Terbukti setengah jam sebelum pesawat landing, mereka (Keluarga Jemaah), berkumpul tepat didepan pintu keluar E-3. Tampak sebagian dari mereka yang terlihat cemas, dengan sedikit raut muka khawatir karena pesawat mengalami pengunduran (delay). Namun banyak juga yang terlihat santai, sembari bergurau dengan beberapa Team Cordova, yang juga tengah mempersiapkan area penyimpanan barang bagasi smartHAJJ. Beberapa menit kemudian, raut muka mereka berubah ceria setelah menerima kabar pesawat telah mendarat dengan selamat. Tanpa dikomando, mereka langsung berbaris di depan pagar dengan penuh semangat. Meski sudah tahu pesawat mendarat dengan selamat, namun masih terlihat sebagian mereka harap-harap cemas. Tidak sabar menunggu anggota keluarganya keluar dari balik pintu keluar, setiap ada pergerakan yang muncul dari balik tirai, mereka setengah berteriak “Mungkin itu”, ternyata bukan, serempak mereka berteriak “Yaa Bukan..”. Hingga jelang beberapa detik, smartHAJJ Cordova muncul dengan mayoritas mengenakan jaket dan syal Cordova yang sangat jelas teridentik.

Tepat pukul 15.45 WIB Pesawat GA 983 Mendarat dengan sempurna. Tidak lama dari waktu landing, atau sekitar pukul 16.05 WIB, mereka sudah keluar dan bertemu dengan sanak keluarga. Pecahlah kondisi yang tadinya penuh dengan canda, kini penuh dengan airmata, yah tentunya airmata kebahagian, perasaan yang berbaur dalam diri jemaah dan keluarga menjadi suasana yang haru-biru. Terlebih ketika jemaah yang memiliki anak balita, begitu melihatnya, mereka langsung memeluk, menggendong, menciumi wajah buah hati yang terus menerus didekapnya. Banyak hal yang sulit terlukiskan saat pertemuan itu terjadi. Rasa rindu itu pecah dengan penuh kehangatan.

Keluarga yang turut menjemput mengenakan id card khusus Cordova, mereka langsung menuju Jakarta Airport Hotel untuk sekedar istirahat sembari menunggu bagasi yang ditangani oleh team Cordova. Sehingga setelah tersusun, smartHAJJ segera mengambil bagasinya dengan sangat mudah.

Ada satu hal yang sangat berbeda kala smartHAJJ kembali dari Tanah Suci, diyakini atau tidak, percaya atau tidak, raut wajah mereka begitu indah dipandang, cahaya muka yang jelas terlihat dari setiap jemaah yang juga merupakan sinaran hati yang begitu suci. Laiknya manusia terlahir kembali, kesuciannya kerap terasa saat melangkah menuju Jakarta Airport Hotel. Semoga saja, ini adalah pertanda bahwa kemabruran haji telah mereka raih, sehingga dengan bekal itu, menjadi kesholehan massif bagi bangsa tercinta. So, After Mabrur, Let’s Get Makmur!


Kategori


Komentari artikel ini: