Haji; Pembuktian Totalitas Cinta

Tiba waktunya untuk mulai beranjak menuju sebuah perjalanan suci, tak ada lagi sebuah peristiwa yang memberikan kekuatan spiritual terkecuali satu tahapan kesucian, yakni perjalanan haji. Air mata yang teramat deras memberikan kekuatan jiwa tuk sekedar membendung harapan yang kian tak terbendung. Harapan seorang hamba yang “terkapar” dalam penantian suci. Kian meluas pada jiwa manusia muslim yang teramat rindu akan kemulyaan Baitullah. Tak ada lagi kosakata yang lebih populer saat ini, selain seputar pelaksanaan haji. Kabar dan informasi seputar haji, kini marak di berbagai media, bukan hanya media lokal atau nasional, tetapi juga menjadi fenomena yang kian diperbincangkan di belahan dunia. Setiap kali mendekati hari-hari haji, maka semakin banyak pula info-info mengenai ibadah paripurna ini. Ibadah haji menjadi pengalaman sangat penting bagi jutaan jemaah haji baru setiap tahun. Terlepas dari kehidupan modern mereka, ibadah haji tetap mengejawantahkan tindak ketaatan, pengakuan keimanan, dan ekspresi nyata dari sebuah komunitas spiritual. Bagi sebagian besar kaum muslim, ibadah haji adalah tujuan terakhir, perjalanan sepanjang hidup.

Saat ini, smartHAJJ Cordova program Arbain, sudah menginjakkan kaki di tanah suci. Mereka melangkahkan kaki menghempaskan dosa di tanah Para Anbiya. Ahlan wa Marhaban Yaa Duyufur Rahman! Semoga tanah suci yang kini terpijak menjadi pembuktian totalitas cinta kita pada Sang Maha Pencipta. Tak ada lagi luka yang tergores dalam jiwa, guna membelah samudra nista dihadapan Allah Raja di-Raja penguasa jagad raya. Langkah yang teramat suci dihentakkan melalui perjalanan sakral penebus dosa. Setiap jarum yang berdenting menjadi kesempatan berharga tuk mengakui segala kehinaan diri. Tak ada yang menguasai diri selain Rabbil Izzati. Tak ada yang lebih berharga selain ampunan Allah Ta’ala. Semua nafas kami hanya untuk-Mu yaa Rabbi…

Seorang pengemis cinta pernah bertutur menjelang keberangkatan ke tanah suci, “Yaa Allah janganlah Engkau memberikan pada hamba pahala yang berlipat-lipat, Engkau tidak marah dan ridla pada perjalanan hamba saja, itu sudah cukup bagi hamba yaa Rabb”. Perjalanan haji yang merupakan momentum terbesar seorang hamba akan eksistensi spiritual dalam perjalanan hidup seorang hamba, merupakan nilai paling luhur diatas segala ritual ibadah. Nilai dan bentuk materi apapun tak kan pernah melebihi apa yang Allah berikan pada mereka, tamu-tamu pilihan-Nya, bahkan dengan nyawa sekaligus.

Di tanah suci mereka berkorban, melepas perekat sosial dalam diri, membuang takabur dalam jiwa, meninggalkan anak dan keluarga, mengubur segala kemunafikan. Di tanah suci mereka berkorban, mengadu kenistaan jiwa, mengakui kesalahan raga, merengkuh ampunan Dzat Maha Kuasa. Kami, team Cordova, hanya mampu memberikan untaian doa semoga para tamu pilihan selalu diberikan kesehatan dan keberkahan ibadah.


Kategori


Komentari artikel ini: