Haji itu gampang, ndak susah, setiap insan berpeluang mendapatkan ganjaran surga dengan kemabruran berhaji. Maka dalam tulisan ini, kita akan menggambarkan secara
ringkas manasik haji Rasulullah SAW. Sebelumnya silahkan jika berkenan membaca sifat haji Rasulullah SAW oleh Syeikh Al-Bani, Haji, umrah dan
ziarah oleh syeikh bin Baz dan Fiqih sunnah jilid 5 Sayyid Sabiq utk yg
ingin mendapat lebih banyak manfaat dan detailnya. Baiklah kita mulai;
Sebelum Haji
Jika kita bertekad untuk melaksanakan haji maupun umrah maka selayaknya
kita utk :
1. bertaubat dari segala maksiat,
2. mempersiapkan bekal yang halal
3. mempelajari manasik haji dan adab syafar (perjalanan)
Haji tamattu`
Haji dengan cara umrah pada bulan-bulan haji dan melaksanakan haji
pada tahun yg sama. Karena umumnya kita melakukan dgn cara ini maka
pembahasan tulisan ini hanya melingkupi tamattu`. Tammatu` memberi
kemudahan yang besar bagi kita penduduk bukan Mekkah karena kita tidak
harus ihram terus menerus. Tapi cukup ihram ketika umrah dan mulai
ihram haji pada hari tarwiyah (8 Dzulihjjah).
Sampai miqot (batas tempat untuk mulai ihram)
Biasanya kita naik pesawat dan turun dibandara haji Jeddah. Dan Jeddah
ini udah masuk miqot (batas untuk ihram) jadinya kita mulai berihram di
pesawat (ketika lewat miqot) dan mempersiapkan segala sesuatunya (baju
ihram, bebersih dll) sebelum naik pesawat, atau menjelang miqot. Awak pesawat akan mengumumkan ketika kita akan masuk miqot. Setelah berniat ihram tamattu` lalu melanjutkan dgn dzikir-dzikir dan talbiyah, Labbaika…Allahumma Labbaika…
Thawaf Umrah
Sampai Masjidil Haram kemudian thawaf (mengelilingi ka`bah) sholat dua
rakaat di Maqom Ibrahim (bukan kuburan loh. Best lagi kalo bisa
mencium Hajar Aswad. Sunnah juga meminum zamzam, dan kita bisa berdoa
di Multazam (antara sudut kabah dan pintu) Kemudian sa`I antara Safa
dan Marwah tujuh kali. Selesai di Marwa kemudian mencukur sebagian
rambut. Selesai sudah umrah dan kita boleh tahallul, melepas baju
ihram dan menunggu haji.
Tarwiyah, 8 zulihijjah
Dinamakan tarwiyah karena diambil dari kata riwayat dimana imam
meriwayatkan tata cara haji. Ada pula yg mengatakan asalnya dari
irtiwa` yaitu menyediakan perbekalan air. Karena mereka mengambil air
pada hari ini di Mina untuk persediaan. Mulai ihram untuk haji, dari tempat tinggal kita, kemudian berangkat menuju Mina dan sholat Dzuhur, Ashar, Maghrib, Isya, Subuh di Mina dengan Qashar tanpa jamak.
Arofah, 9 Zulihijjah
Setelah matahari terbit jamaah berangkat dari Mina menuju Arorfah sambil terus bertakbir, berrtahlil dan bertalbiyah. Disunnahkan singgah di Namirah (ada masjid Namirah disana) menunggu sampai matahari tergelincir baru masuk Arafah. Sholat Dzuhur dan Ashar dengan jamak takdim. Kemudian wuquf menghadap kiblat dan bersungguh-sungguh berzikir serta berdoa.
Allahu Akbar, jutaan umat berkumpul, Allahu Akbar maha benar Allah dengan firmanNya :
“Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka
akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang
kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh”[Al-Hajj 27].
Tidak ada seorang muslim pun melainkan dia rindu untuk melihat ka`bah dan
berthawaf (seharusnya). Ummat Islam dari seluruh dunia, dengan berbagai cara datang untuk berhaji. Banyak saudara kita dari Uzbek, Azerbaijan yang datang dengan mobil-mobil butut sekalipun menempuh perjalanan jauh.
Nahar, 10 Zulhijjah,
(Dalam Islam hitungan hari masuk ketika matahari terbenam)
Setelah matahari terbenam jamaah meninggalkan Arofah menuju Muzdalifah
dgn tenang. Sampai Muzdalifah sholat maghrib dan isya` dijamak.
Kemudian menginap di muzdalifah sampai subuh. Sesudah sholat subuh
wuquf di masyaril haram sambil menghadap kiblat dan memperbanyak
zikir, takbir dan doa. Saat matahari terbit berangkat ke mina, dan melempar jumrah Aqobah, kemudian menyembelih. Untuk haji tamattu` kita kena dam (denda) untuk wajib menyembelih. Jika tak mampu ganti dengan puasa Kemudian botakin deh rambut. selesai deh kita sudah tahallul awal. Ihram selesai tapi belum boleh berhubungan suami istri.
Thawaf Ifadah
Balik ke Mekkah utk tawaf ifadah pake baju biasa aja. Thawaf, sholat di belakang Maqom Ibrahim, sai. Selesai sudah ihram.
Tasriq, 11, 12, 13 zulhijjah
Mabit di Mina dan melempar jamarat (sughro, wustho, kubro) , setelah
tergelincir matahari.
Selesai haji dan ketika kita akan keluar mekkah tawaf wada` (perpisahan)
Begitu saja, mudah bukan. Dalam masa2 haji ini Allahu Akbar, Maha benar
Allah dengan firmanNya :
“Supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka dan supaya
mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan atas rezki
yang Allah telah berikan kepada mereka berupa binatang
ternak・.[AlHajj: 28]
Banyak sekali manfaat yg bisa kita saksikan. Inilah muktamar akbar umat Islam seluruh dunia. Jadi tunggu apalagi, persiapkan haji utk tahun berkutnya




