Kala Tasbih di Puncak Musa

sinai

Suatu saat di awal musim dingin, saya mengikuti ziarah menuju Jabal Musa, St. Catherine, di dataran Sinai. Bukit-bukit nan terjal seakan menjadi gerbang “Selamat Datang” dengan berdiri tegak. Jika saja tidak tahu bagaimana sejarah Nabi Musa as. mendapatkan wahyu diatas puncak sana, atau tak ada guratan sejarah sepanjang pendakian, enggan rasanya mendaki Jabal Musa nan terjal itu. Dakian menuju puncak gunung naik rata-rata 45 derajat. Berkelok-kelok, melintir-lintir seperti menelusuri badan naga raksasa yang sangat panjang. Naga raksasa itu mengapit dua buah gunung terjal. Jalanan sangat kering, debu dan bebatuan. Ada juga satu dua helai rumput berwarna coklat kering, tapi jangan pernah berpikir terdapat rumput berwarna hijau, jangan juga berharap ada pepohonan yang rimbun sebagaimana gunung-gunung di tanah air.

Jabal Musa berada di dataran Sinai. Jabal yang juga dikenal dengan Saint Catherine adalah tempat tersuci di dataran Sinai. Di lembah inilah Nabi Musa as. Berbicara dengan Allah SWT. Jarak “Gunung Musa” ini sekitar 412 KM dari arah Kairo, atau sekitar 5-6 jam ditempuh melalui perjalanan darat. Tepat tengah malam, saya bersama rombongan mulai mendaki gunung dengan ketinggian 2500 Meter dari permukaan laut. Karena memang, salahsatu tujuan utama ke puncak sana, dilakukan agar bisa menyaksikan matahari terbit (sunrise) diatas puncak. Selain itu, perjalanan malam lebih memperlancar perjalanan dibanding tengah hari dengan sengatan matahari. Untuk sampai ke puncak gunung membutuhkan waktu normal sekitar 3 jam, namun jika langkah kita hanya sekedar merayap, mungkin bisa mencapai 4 sampai 5 jam.

Disekitar kaki gunung Musa ini terdapat pula makam Nabi Shaleh as. Dan Nabi Harun as. Selain itu, kita bisa melihat juga patung ‘ijl (anak lembu yang disembah Samiri ketika Nabi Musa as. Berkontemplasi selama 40 hari di puncak gunung untuk menerima wahyu/Ten Commandment), dan juga ada pohon suci yang disebut dalam Al-Qur’an sebagai “Syajarah Mubarakah” (QS. Al-Mukminun: 20). Setelah berada di “Puncak Musa” saya mendapati dua buah tempat ibadah, mushala dan gereja berukuran kecil, mungkin sekitar 4×4 meter. Ketika menyaksikan sebelah utara gunung ini, hati saya bergetar dan tersambung dengan sejarah saat Nabi Musa ingin melihat Allah SWT., lalu meledaklah gunung disebelah Musa berada sehingga beliau pingsan. Allah ingin menunjukkan bahwa kekuatan-Nya sangat-sangat dahsyat. Saya menyaksikan dengan seksama bekas-bekas ledakan gunung, berbentuk gunung-gunung anakan, yang bentuk dan tekture bebatuannya seperti cair, karena dulunya adalah lava-lava atau seperti bulatan-bulatan lendir raksasa.

Ketika menyaksikan bebatuan yang terjal kebawah sana, saya bersama rombongan hanya berdecak kagum dengan tasbih yang terus terlontar. Merasakan getaran hawa Musa as. Dalam berjuang menggapai ridha Illahi. Jika Anda tertarik menyaksikan lembah yang ber-aura “Kenabian” ini, dengan menelusuri tapak-tapak para Nabi. Bersama Cordova, Anda akan menyaksikan keagungan hasil karya Maha Pencipta.


Kategori

Tag

4 KOMENTAR untuk artikel ini:

  • CordovaCairo berkomentar:

    Alaikumsalam Wr. Wb.

    Terimakasih Bapak Yossy telah berkunjung ke Web kami. Salam kenal kembali dari seluruh team Cordova. Dengan izin Allah impian Bapak ber-umrah bersama anak Bapak akan segera terealisasi. Insya Allah Dengan Cordova Bapak akan beribadah dengan Khusyuk dan nyaman. Paket Program Cordova telah kami e-mail-kan. Syukran

    Dekap Cinta tuk Bapak Sekeluarga…
    Wassalam..



  • yossy berkomentar:

    Ass. Wr.Wb,

    Salam kenal cordova…saya tau cordova dari temen kantor, saya coba download brosurnya (umroh) tapi ga pernah bisa, kalau boleh saya minta diemail aja, saya tertarik dgn salah satu comment seorang bapak yang membawa anaknya 3,5 tahun umroh, karena insya Allah saya berencana membawa anak saya yang kecil juga kalau jadi umroh tahun depan (2 thn)

    Demikian dulu, makasaih ya…ditunggu imelnya

    Wass,
    Yossy



  • feryyyyy berkomentar:

    indahnya islam



  • makfi berkomentar:

    mana fotonya!



Komentari artikel ini: