Bersama Hadapi Kendala

Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing… Masihkah adigium itu bersarang pada jiwa kita (?) Saat kaki terluka, maka sekujur tubuh kan merasakan pedihnya luka itu. Begitu juga saat kaki sehat, tubuh bisa kembali beraktifitas menghantarkan raga pada suatu perjalanan. Pesan nabi itu sebenarnya simple, namun sulit terealisasi. Kita selalu menginginkan segalanya indah kala kebahagian datang bersama, namun terkadang jika masa sulit tiba, tak jarang kita meninggalkan kebersamaan itu. Bak sebuah reformasi, kita ingin perubahan terjadi, namun terkadang setelah merombak, kita semua enggan menyusun kembali formasi yang dirombak.

Sepatutnya reformasi harus sejalan dengan format renovasi sebuah bangunan. Untuk menjadikan bangunan lebih menarik disinggahi, maka adakalanya atap dirobohkan terlebih dahulu, tiang-tiang penyangga di hancurkan, dan tentu saat itu kita kan bersama dalam kehujanan dan kepanasan dalam kurun beberapa waktu. Namun semua itu, tentunya untuk kenyamanan kita dalam menempati rumah idaman. Artinya, aspek kekeluargaan dalam segala level kehidupan patut menjadi ajang kenyamanan setiap insan.

Sebagaimana yang selalu Rasul SAW amanatkan, bahwa kebersamaan adalah segalanya. Bahkan saat duka sekalipun. Bagaimana gigihnya seorang Abu Bakar Ash-Shidiq yang setia menemani baginda rasul, meski nyawanya diujung rongga. Masih ingatkah kita, ketika Abu Bakar menutup lubang-lubang didalam gua tempat persembunyian mereka berdua saat dikejar kafir Quraisy. Ternyata lubang-lubang yang Ia tutupi dengan tangan, kaki dan tubuhnya adalah sarang ular berbisa. Meski harus mengeluarkan darah dari luka yang menganga, Ash-Shidiq hanya terpaku agar Rasulullah tidak terkena bisa ular itu.

Masih banyak kisah kerasulan tentang kebersamaan yang tentunya sangat berpengaruh bagi kehidupan manusia. Ketika kebersamaan terpatri, maka sepatutnya rasa duka, luka, lara berbaur menjadi satu komponen kebersamaan yang ditanggung bersama. Seperti halnya saat kebahagian, kesenangan dirasakan bersama. Masalah atau kendala yang besar, akan menjadi sangat kerdil jika kita hadapi bersama. Kuncinya hanya satu, hati kita mesti terikat akan agungnya kebersamaan. With Together We Can Do Anything…


Kategori

Tag

Komentari artikel ini: