Menyibak Sejarah Kaum Nabi Shaleh As.

Ziarah ditanah Arab memang sangat menakjubkan, selain bisa merasakan getaran sejarah, kita juga dapat mengambil pelajaran di setiap pojok tempat yang kita singgahi. Setelah Medan Magnet, Thaif dan tempat lainnya di Mekkah dan Madinah, kini jemaah Cordova bisa menikmati perjalanan yang lebih membuat kepercayaan akan risalah Nubuwah semakin terpatri di sanubari. Kita juga bisa lebih mendalami kandungan Al-Qur’an mengenai sejarah para Nabi Allah SWT. dalam menjalankan risalah-Nya.

Pernahkah Anda mendengar sebuah kota bernama “Al Hajar” (?) Atau belakangan lebih dikenal dengan “Madain Saleh” (?) sebuah kota yang juga dikenal dengan sebutan “Al Hijr” ini adalah salahsatu situs Arkeologi yang terbaik di Saudi Arabia. Kota ini terletak di tengah Kotamadya Al-Ula (lebih dikenal kota Didan) yang masih termasuk pada wilayah Madinah Munawarah. Semasa perjuangan Rasulullah SAW. Kota ini adalah rute perdagangan utama sekaligus menjadi fasilitator antara saudagar dari India dengan para saudagar dari semenanjung Arab bagian Selatan. Dan juga antara saudagar dari negeri Syam, Mesir, Irak dan semenanjung Arab bagian Utara. Kota ini sangat kaya dengan potensi pertanian dan pariwisata. Namun kini kegiatan penduduknya lebih banyak bergerak di bidang perdagangan, terutama jual beli bahan logistik sehari-hari.

Madain Saleh sendiri berada 400 KM dari Arah Utara Madinah Munawarah. Sejarah mencatat bahwa disinilah tempat tinggal kaum Nabi Saleh, atau dikenal dengan kaum Tsamud. Pintar dalam masalah ukiran atau mahat-memahat, maka jangan heran ketika Anda memasuki area ini, Anda akan takjub menyaksikan gunung-gunung batu yang dipahat menjadi tempat tinggal mereka. Dengan berbagai bentuk yang mengagumkan. Bahkan Al-Qur’an telah menjelaskan bahwa mereka (kaum Tsamud) menjadikan gunung-gunung sebagai rumah mereka (QS. 26:149)

Di kota ini, kita akan menyaksikan sekitar 130 tempat tinggal dan kuburan kuno yang terbentang seluas 13 kilometer. Meski terlihat sangat gersang, namun sesungguhnya kota ini sangat subur oleh perkebunan dan sektor pertaniannya. Sesampai disana, Anda juga akan menikmati hasil andalan pertaniannya berupa kurma, jeruk, semanggi, gandum, barley, semangka dan melon. Sebuah anugerah yang terpancar ditengah bumi yang gersang.

Meski telah berumur ribuan tahun, tapi anehnya tempat tinggal dan kuburan kuno semasa kaum Tsamud itu masih terlihat bagus. Tak jarang pemandangan ini begitu menarik perhatian wisatawan mancanegara. Hampir disetiap gerbang menuju rumah-rumah itu terdapat dekorasi yang sangat indah dan selalu ada pahatan burung rajawali dan ular-ular melingkar. Untuk memudahkan peziarah, guna mencapai rumah dan kuburan-kuburan kuno itu, kini telah dibangun anak-anak tangga.

Dipastikan keimanan kita akan firman Allah, dan risalah yang dibawa para Nabi akan lebih meningkat setelah menyaksikan fenomena Madain Saleh ini. Bagaimana tidak, bukti-bukti nyata dari sejarah kitab suci sudah sangat jelas berada di pelupuk mata kita.

picture by pbase.com


Kategori

Tag

4 KOMENTAR untuk artikel ini:

  • M. Mathori Munawar berkomentar:

    LUAR BIASA ! Maha Benar apa yg diceritakan Alloh dlm firman-Nya. Saya amat bersyukur Cordova mau menelusuri jejek-2 para Anbiya & Rosul-2. Lebih-2 lagi mau menyebarkan kpd umat islam di negeri ini. Membuat kita semakin lebih yakin. Semoga kedepan Cordova lebih berjaya. Amiin. M. Mathori Munawar Pekalongan.



  • sapar berkomentar:

    Itulah bukti nyata kekuasaan Allah bagi orang-orang yang berpikir.gak ke sana aja bagi pemeluk islam sejati merasakan kebahagiaan yang luar biasa apalagi kita dapat
    menyaksikan sejarah Nabi Saleh.subhanallah….dan Maha besar Allah atas segala sesuatu…



  • elisa dewi berkomentar:

    subhanallah….alhmdllah sya dberi ksempatan untuk mengunjungi madain saleh dan tiada henti2 sya berucap subhanallah,takjub dengan kebesaran allah.bnyak pelajaran dan hikmah dsana.



  • Andre berkomentar:

    Subhanallah …
    Kaum yang diberikan mukzizat berupa otak yang cerdas hingga dapat mengubah batu besar menjadi rumah koq ya susah sekali disuruh merawat seekor unta?

    Umat Islam harus mengunjungi tempat ini untuk menjadikan tempat ini sebagai bahan pembelajaran.



Komentari artikel ini: